x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Mantan Ketua Hikmabuddhi: Jangan gegabah kaitkan Rohingnya

Umat Buddha Indonesia jangan terprovokasi bom Bodhgaya

Kamis, 11 Juli 2013 11:18 WIB (10 months yang lalu)Editor:
Umat Buddha Indonesia jangan terprovokasi bom Bodhgaya - Mantan Ketua Hikmabuddhi: Jangan gegabah kaitkan Rohingnya - Kondisi memilukan yang menimpa Biksu korban bom teroris di Bodhgaya..

(Foto: ist.)Kondisi memilukan yang menimpa Biksu korban bom teroris di Bodhgaya..

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Serangan ledakan bom di kawasan Kuil Bodhgaya, India dikecam kerasa pemuda Budha Indonesia.  Kejadian yang memakan banyak korban luka itu diakibatkan meledaknya 10 bom dari 13 bom yang diletakkan teroris.

Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmabuddhi), Eddy Setiawan menyatakan mengecam keras tindakan tidak bermoral itu. Dan, pihaknya mengapresiasi sikap pemerintah India yang sigap, sehingga membuat korban bisa segera  diselamatkan.

“Kami apresiasi Presiden India, Pranab Mukherjee, dan PM Manmohan Singh yang menyatakan bahwa penyerangan terhadap tempat keagamaan tidak akan ditoleransi,” ujar Eddy saat dihubungi Licom, Kamis (11/7/13).

Eddy menyesalkan, soal sikap pemerintah India yang sigap melakukan investigasi langsung, namun kurang direpon manajemen ‘
Candi Bodhgaya dan pemerintah negara bagian Bihar. Peristiwa ini merupakan indikator mengesampingkan peringatan menjaga objek agama budha dari serangan teror.

“Kelompok jihad sejak Juli tahun lalu telah mengumumkan kepada publik tentang niat mereka untuk menyerang obyek-obyek
Buddhis terkait kasus Rohingnya di Myanmar. Untuk serangan kali ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab,” tandasnya.

Eddy yang juga kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, mengingatkan kepada masyarakat Budhis yang ada di Indonesia untuk tidak terprovokasi dengan kejadian ini. Dirinya juga menghimbau agar tidak menuduh kepada salah satu agama yang melakukan penyerangan tersebut.

“Jadi, kita jangan buru-buru menyimpulkan, meskipun sudah beberapa kali kelompok Mujahidin India mengancam akan melakukan serangan,” tutupnya. @priokustiadi





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty