x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Stakeholder Pemkab Madiun yakin gugatan kandas

Digugat ke MK, jadwal pelantikan Bupati Madiun tak berubah

Sabtu, 20 Juli 2013 09:50 WIB (9 months yang lalu)Editor:
Digugat ke MK, jadwal pelantikan Bupati Madiun tak berubah - Stakeholder Pemkab Madiun yakin gugatan kandas - Bupati Madiun Muhtarom yakin jika gugatan ke MK bakal kandas

(Foto: ISTIMEWA)Bupati Madiun Muhtarom yakin jika gugatan ke MK bakal kandas

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Madiun terpilih untuk masa jabatan 2013-2018 yang semula dijadwalkan Selasa (23/07/2013) mendatang dipastikan tertunda. Penyebabnya, pasangan Sukiman-Suprapto dan Sumardi-Dimyati Dahlan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan atas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun itu sudah diregistrasi dengan nomor perkara 85/PHPU.D-XI/2013 dan 86/PHPU.D-XI/2013.
Dalam penjadwalan sidang yang dikeluarkan MK, putusan sidang baru akan dilakukan 24 Juli 2013.

Bupati terpilih yang juga incumbent, Muhtarom mengaku tidak khawatir. Menurutnya, tertunda atau tepat waktu, ia yakin dirinya tetap menjadi pemenang dan tetap dilantik. Sebab ia yakin gugatan itu akan kalah di MK dan KPU akan menang.

Baca juga: Gubernur Jatim tunjuk Sekda Sukardi jadi Plt Bupati Madiun dan Kalah Pilkada, dua cabup Madiun absen saat rekapitulasi suara

“Saya tidak ada soal dengan putusan MK. Mau diputuskan tanggal berapa tidak masalah”, kata Muhtarom saat bebrincang dengan LICOM, Sabtu (20/07/2013).

Terkait pelantikan, KPU Kabupaten Madiun juga sudah mengirimkan surat ke Menteri Dalam Negeri yang dilampiri 36 syarat kelengkapan. “KPU tinggal menunggu putusan terkait sengketa Pilkada yang kini masih diproses di MK itu saja. Kalau semua persyaratan sudah memenuhi syarat”, tambah Muhtarom.

Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Soekardi mengatakan, jika MK baru akan memutuskan gugatan pada 24 Juli mendatang, itu berarti posisi bupati di Madiun akan kosong. Karena akhir masa jabatan Bupati Muhtarom pada 23 Juli 2013. “Akhir masa jabatan Bupati itu hari Selasa 23 Juli 2013. Berarti akan terjadi kekosongan jabatan Bupati,” terang Soekardi.

Soekardi mengungkapkan, untuk mengisi kekosongan jabatan bupati, pihaknya akan segera berkoordinasi dan menunggu keputusan dari Gubernur Jawa Timur. “Kalau ketentuannya ya Sekda yang menggantikan tugas. Tapi saya tetap akan koordinasi dengan gubernur untuk hal ini,” papar Soekardi.

Ketua Panitia Pelantikan Bupati, Anang Sulistiyono yang juga Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun, mengaku belum ada perubahan jadwal. “Jadwal masih tetap tanggal 23 Juli dan belum diganti. Saya tetap melakukan semua persiapan seperti yang seharusnya,” kata Anang.@arso




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty