x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Bekal kemandirian selesai jalani rehabilitasi

Mantan pecandu narkoba dibekali ilmu usaha tanaman hias

Selasa, 23 Juli 2013 16:00 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Mantan pecandu narkoba dibekali ilmu usaha tanaman hias - Bekal kemandirian selesai jalani rehabilitasi - Giat Pasca Rehab di Bandung

Giat Pasca Rehab di Bandung

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Untuk menjaga para mantan pecandu narkoba yang sudah selesai direhabiliatasi dan sedang menjalani program pasca rehabilitasi di Rumah Dampingan, Direktorat Pasca Rehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), akan berusaha memberdayakan para mantan pecandu narkoba dengan usaha tanaman hias demi bekal kemandiriannya kelak setelah selesai menjalani program pasca rehabilitasi di rumah dampingan.

“Di Rumah Dampingan Bandung, saat ini telah mampu mengembangkan tanaman hias sebagai solusi untuk mendapatkan penghasilan bagi para klien yang berada di rumah dampingan Bandung,” kata Direktur Pasca Rehabilitasi BNN, Drs. Suyono seperti rilis yang diterima LICOM, Selasa (23/07/13).

Baca juga: Jaringan Narkoba Jakarta-Surabaya-Kalimantan digulung polisi dan Tangkap bandar narkoba Jl Kunti, polisi diserang warga

Suyono mengingatkan, kepada para mantan pecandu narkoba yang sedang menjalani program pasca rehabilitasi, bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk bertobat bagi para klien yang saat ini sedang menjalani program pasca rehabilitasi di Rumah Dampingan, Bandung, dengan menjalankan ibadah puasa secara baik. ”Bulan Ramadhan harus dimanfaatkan untuk bertobat dengan menjalankan ibadah puasa dengan kusyu,” ujar Suyono.

Dalam FGD yang mengangkat tema Usaha Tanaman Hias Di Rumah Dampingan Menjadi Bekal Kemandirian Mantan Penyalah Guna Narkoba itu, juga menghadirkan tokoh pendidikan Drs. Encep M.Si, dalam kesempatan tersebut ia menyatakan, bahwa pembinaan yang dilakukan di Rumah Dampingan Bandung bagi para mantan pecandu narkoba perlu dikembangkan di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat. “Mengingat populasi pecandu yang cukup tinggi di wilayah Jawa Barat untuk dapat memperoleh penanganan yang profesional,” tuturnya.

Rumah Dampingan Bandung terbentuk atas kerjasama Direktorat Pasca Rehabilitasi dengan Yayasan Eldesa Madani Indonesia. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Dampingan Bandung dirasakan sangat bermanfaat oleh para kliennya.

Pembina Yayasa Eldesa Madani Indonesia menyebutkan terdapat 6 klien dari 2 angkatan yang telah selesai menjalani program pasca rehabilitasi kini telah bekerja. ”Dua orang klien bekerja di perusahaan kontraktor, satu orang bekerja dipembuatan asesoris setir mobil, satu orang bekerja di sarana olahraga futsal dan satu orang sebagai penjaga kolam renang, dan satu orang lagi membuka usaha tamanan hias,” jelasnya.

Beberapa klien Rumah Dampingan Bandung menyatakan selama mengikuti kegiatan pasca rehabilitasi di RD banyak memperoleh manfaat, terutama perubahan perilaku dari yang negatif menjadi positif dan banyak membuka peluang kerja maupun bisnis.

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty