x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Dipicu pesan BBM

Anggota Brimob-Sabhara Jateng tawuran

Kamis, 25 Juli 2013 10:34 WIB (12 months yang lalu)Editor:
Anggota Brimob-Sabhara Jateng tawuran - Dipicu pesan BBM - Tak tahan menahan emosi, anggota dua kesatuan polisi tawuran

(Foto: ILUSTRASI)Tak tahan menahan emosi, anggota dua kesatuan polisi tawuran

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Anggota satuan kepolisian Brimob Srondol dan Sabhara kepolisian Daerah Jawa Tengah terlibat aksi tawuran. Tawuran dipicu oleh isi pesan BlackBerry Messenger (BBM) bernada menghina yang dikirim salah satu anggota Sabhara.

Anggota Brimob yang tidak terima kemudian mendatangi Markas Sabhara Polda Jateng di Mijen, Semarang, Rabu (24/07/2013) malam. Dari beberapa saksi anggota Brimob yang enggan disebut namanya, mereka sempat melakukan negosiasi dengan tujuh anggota Sabhara yang sedang melakukan piket jaga.

Baca juga: Polda Jateng bertekat tekan potensi konflik Pileg dan Polda Jateng gelar simulasi pengamanan Pemilu 2014

Namun tidak berapa lama keributan pecah. Beberapa dari mereka membawa senjata tajam berupa pedang samurai dan pentungan. Sedangkan menurut anggota Sabhara, bentrok terjadi karena ada provokator pada saat negosiasi berlangsung.

“Sempat negosiasi agak lama, tapi karena ada provokator, terjadi gesekan,” kata anggota Sabhara yang enggan disebut namanya, Kamis (25/07/2013).

“Dengar ada ribut-ribut, satu kompi yang siaga di sini turun. Mereka (Brimob) dipukul mundur,” ujar anggota Sabhara lainnya.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Dwi Priyatno dan petugas Propam yang mendengar insiden itu langsung mendatangi lokasi dan menggelar apel untuk anggota Sabhara yang baru lulus sekitar lima bulan itu. Kapolda meninggalkan lokasi dan kembali menggelar apel di Mako Brimob Srondol, Banyumanik yang berjarak sekitar 25 kilometer.

Lokasi bentrok saat ini sudah kondusif, tidak terlihat ada bekas-bekas terjadinya keributan. Namun dua pedang samurai yang diduga dibawa oleh anggota Brimob sempat tertinggal di lokasi. “Samurai sudah dibawa sama petugas Propam,” ujar seorang anggota Shabara.

Akibat bentrok, tiga anggota Sabhara terluka lecet dan dilarikan ke Puskesmas setempat. Namun saat ini mereka sudah diperbolehkan pulang dari Puskesmas.

Dwi Priyatno mengatakan, ada sebanyak 50 anggota Brimob yang datang ke Markas Sabhara dengan mengendarai motor dan tidak berseragam.

“Dari Srondol mereka (Brimob) datang, tujuan utamanya mau menanyakan (BBM) itu maksudnya apa? Sampai sini malah ada beberapa yang gesekan. Tidak semua,” ucap Kapolda.@yuanto

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty