x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Menumpuk tertuju ke RSUD Dr. Soetomo

Sistem rujukan pasien di Jawa Timur belum merata

Selasa, 30 Juli 2013 15:28 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Sistem rujukan pasien di Jawa Timur belum merata - Menumpuk tertuju ke RSUD Dr. Soetomo - Direktur RSUD dr Soetomo, Dodo Anondo, mengaku sampai saat ini belum bisa menemukan solusi untuk bisa langsung menangani sistem rujukan pasien

(Foto: sarifa)Direktur RSUD dr Soetomo, Dodo Anondo, mengaku sampai saat ini belum bisa menemukan solusi untuk bisa langsung menangani sistem rujukan pasien

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sistem rujukan pasien di Jawa Timur belum merata, karena sampai saat ini semuanya masih menumpuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya. Direktur RSUD dr Soetomo, Dodo Anondo, mengaku sampai saat ini belum bisa menemukan solusi untuk bisa langsung menangani sistem rujukan pasien ke rumah sakit milik pemerintah lainnya.

“Setiap tahun kita mengalami peningkatan kelebihan pasien sebesar 8 persen dari kapasitas 1.472 tempat tidur. Kelebihan ini sudah terjadi sejak lima tahunan yang lalu,” ungkapnya saat ditemui LICOM di kantornya, Selasa (30/7/2013).

Baca juga: Berhasil dipisahkan, kembar siam Nurul-Rahma jalani perawatan di ICU dan RSUD dr Soetomo belum pastikan dua pasien positif MERS

Menurutnya, terjadinya kelebihan pasien itu disebabkan sistem rujukan di sejumlah rumah sakit di daerah yang terlalu mudah mengirimkan pasiennya ke RSUD dr Soetomo Surabaya, yang memang menjadi rumah sakit rujukan utama di kawasan Indonesia Timur.

“Yang dirujuk kesini (RSUD dr Soetomo) mulai kasus ringan sampai berat. Kalau untuk kasus ringan seperti usus buntu, hernia dan sebagainya, itu seharusnya bisa dirujuk ke rumah sakit di kabupaten/kota masing-masing daerah karena semua dokter bedahnya bisa menangani. Seharusnya yang langsung dirujuk kesini itu hanya yang pasien parah, seriousness,” tegasnya.

Ke depan, pihaknya berharap sistem rujukan di RS yang ada di daerah bisa diperbaiki. Sehingga tidak semua kasus langsung dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo. “Ini penting dilakukan agar kami bisa fokus menangani kasus yang tipe serius tiga (darurat),” tutupnya. @sarifa

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty