x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Bumbu dapur kompak turun, harga daging terus naik

Harga komoditas pangan tak stabil pasca Lebaran

Senin, 12 Agustus 2013 16:22 WIB (9 months yang lalu)Editor:
Harga komoditas pangan tak stabil pasca Lebaran - Bumbu dapur kompak turun, harga daging terus naik - Hosimah, penjual daging di Pasar Keputran sebut harga daging terus naik karena berkurangnya pasokan dari rumah pemotongan hewan

(Foto: doni)Hosimah, penjual daging di Pasar Keputran sebut harga daging terus naik karena berkurangnya pasokan dari rumah pemotongan hewan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Seiring momentum pasca Lebaran dan jelang perayaan kemerdekaan RI, mulai harga daging ayam, daging sapi, cabai, dan bawang di Pasar Keputran, Surabaya, cenderung tak stabil. Sejumlah kebutuhan bumbu harganya menurun, namun daging justru melonjak.

Harga cabai rawit kini dikisaran Rp 25.000, sedangkan cabai merah Rp 11.000-Rp 14.000. Padahal sebelum lebaran, harga cabai menembus angka Rp 40.000.

Baca juga: Disnak Jatim punya stok hewan siap potong berlimpah dan Pemkot Surabaya akan segera merenovasi Pasar Keputran

Choirul anam (25) salah seorang pedagan Bawang putih dan bawang merah mengaku, kini dia menjual bawang putih jenis kating seharga Rp 9.000/kg dari sebelumnya dikisaran Rp 12.500. Sedangkan untuk jenis Sico masih dikisaran harga Rp 7.500 dari sebelumnya Rp 10.500 hingga Rp 11.000/kg.

“Bawang merah juga turun jadi Rp 39.000 dari harga sebelumnya Rp 45.000,” jelasnya kepada LICOM saat ditemui di stan dagangnya di Pasar Keputran Surabaya, Senin (12/8/2013).

Namun untuk komoditas daging justru merangkak naik setelah momentum lebaran. “Daging super paha belakang harganya Rp 90.000, sedangkan yang nomer 2 kena harga Rp 85.000 dan itu daging dari bagian kaki depan sapi,” tandas Hosimah (37), penjual daging di Keputran.

Hosimah mengungkapkan harga daging itu diperkirakan kembali turun setelah H+7 Lebaran. Menurutnya, harga daging naik dikarenakan banyaknya permintaan pelanggan dan terbatasnya pasokan daging karena masih banyak yang libur. “Mungkin petugas di rumah pemotongan hewan masih libur sehingga pasokan berkurang,” jelasnya.@dony




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty