x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


KPU: Jangan saling menjatuhkan

Enam pasangan cawali Kota Madiun perang misi dan visi

Selasa, 13 Agustus 2013 04:36 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Enam pasangan cawali Kota Madiun perang misi dan visi - KPU: Jangan saling menjatuhkan - Suasana penyampaian misi dan visi enam pasangan calon walikota di ruang paripurna DPRD Kota Madiun, Senin (12/08/2013)

(Foto: Arso-LICOM)Suasana penyampaian misi dan visi enam pasangan calon walikota di ruang paripurna DPRD Kota Madiun, Senin (12/08/2013)

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak enam pasangan calon walikota dan wakil walikota (cawali-cawawali) Kota Madiun menyampaikan visi dan misi program pemerintahannya pada rapat paripurna istimewa di gedung DPRD setempat, Senin (12/08/2013).

Enam pasangan yang bakal bertarung dalam Pilkada Kota Madiun tahun 2013 tersebut adalah, nomor urut 1 pasangan jalur perseorangan Achmad Zainudin-Kushendrawan (Awan 19), nomor urut 2 yang juga pasangan perseorangan lainnya, Muchid-Karni (Murni).

Baca juga: KPU Kota Madiun akan segara menetapkan hasil pemenang Pilwali dan Pilwali Madiun siap digugat ke Mahkamah Konstitusi

Kemudian, nomor urut 3 yakni pasangan Parji-Inda Raya (Pari) yang diusung PDI Perjuangan dan belasan partai kecil, nomor urut 4 adalah pasangan Arief Purwanto-Hari Suci (AH) yang diusung oleh Golkar dan PKS, lalu nomor urut 5 adalah pasangan Sutopo-Tri Nuryani (Topcare) yang diusung Partai Hanura, PDS, dan PDP.

“Enam pasangan calon wali kota (cawali) dan calon wakil wali kota (cawawali) yang dinyatakan lolos oleh KPU Kota Madiun memulai masa kampanyenya dengan menyampaikan visi dan misi di hadapan anggota dewan,” ujar Ketua DPRD Kota Madiun Tohir Rochani, kepada wartawan.

Keenam pasangan tersebut adalah, nomor urut 1 pasangan jalur perseorangan Achmad Zainudin-Kushendrawan (Awan 19), nomor urut 2 yang juga pasangan perseorangan lainnya, Muchid-Karni (Murni).

Kemudian, nomor urut 3 yakni pasangan Parji-Inda Raya (Pari) yang diusung PDI Perjuangan dan belasan partai kecil, nomor urut 4 adalah pasangan Arief Purwanto-Hari Suci (AH) yang diusung oleh Golkar dan PKS, lalu nomor urut 5 adalah pasangan Sutopo-Tri Nuryani (Topcare) yang diusung Partai Hanura, PDS, dan PDP.

Serta nomor urut 6 adalah pasangan petahana Bambang Irianto-Sugeng Rismianto (Baris Jilid II) yang diusung oleh Partai Demokrat, PKB, dan PAN.

Penyampaian visi dan misi diawali oleh pasangan nomor urut 1 demikian seterusnya hingga pasangan nomor urut 6. Masing-masing pasangan saling berlomba memaparkan visi, misi, dan program kerja pemerintahannya untuk Kota Madiun lima tahun ke depan yang lebih baik.

Bahkan Ketua DPRD Tohir Rochani terpaksa menginterupsi atau menyela paparan visi dan misi dari pasangan nomor urut 3 karena dinilai banyak mengritik pimpinan Kota Madiun saat ini.

Demikian juga salah satu anggota DPRD setempat dari Frkasi PDI Perjuangan juga terpaksa mengiterupsi paparan visi dan misi dari pasangan nomor urut 6. Karena, selama pemaparan, pasangan cabub incumbent itu dinilai hanya melakukan pembelaan dan pembenaran masa pemerintahannya di periode pertama.

Ketua DPRD Kota Madiun Tohir Rochani, menambahkan, situasi gelaran Pilkada Kota Madiun 2013 mulai muncul. Ia mengimbau masing-masing pasangan untuk tidak saling menjatuhkan, terprovokasi, dan tetap bersikap tenang.

Menanggapi penyampaian visi dan misi masing-masing pasangan, ia menilai semuanya sudah baik untuk Kota Madiun dalam lima tahun ke depan.

Sementara, Ketua KPU Kota Madiun Sasongko mengatakan, nantinya visi dan misi masing-masing pasangan tersebut akan dipertajam lagi dalam agenda debat publik yang akan dilakukan bersamaan dengan berakhirnya masa kampanye.

“Adapun masa kampanye akan berlangsung mulai tanggal 12-25 Agustus 2013 mendatang. Sedangkan pemungutan suara akan berlangsung pada 29 Agustus bersamaan dengan Pilkada Provinsi Jatim,” kata Sasongko.@arso

 

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty