x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Dalam masa orientasi Maba

Duta Besar M.Lutfi memotivasi mahasiswa baru ITS

Selasa, 27 Agustus 2013 20:19 WIB (8 months yang lalu)Editor:
Duta Besar M.Lutfi memotivasi mahasiswa baru ITS - Dalam masa orientasi Maba - Ribuan Maba ITS mengikuti kulian umum pertama bersama M.Lutfi.

(Foto: Dimas Rangga Perkasa)Ribuan Maba ITS mengikuti kulian umum pertama bersama M.Lutfi.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Orientasi mahasiswa baru ITS tahun 2013 di Gedung Grha Sepuluh Nopember ITS, terasa lebih spesial. Karena dihadiri Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Kerajaan Jepang, Muhammad Lutfi.

Kehadiran mantan ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), ini untuk memberikan kuliah umum perdana, bagi para mahasiswa baru.

Baca juga: Jepang siap hadapi China, demi jaga Asia-Pasifik

Dalam kuliahnya, Lutfi memotivasi para mahasiswa baru dengan memaparkan tantangan dan potensi yang dimiliki negara Indonesia, yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. “Tantangan yang saya maksud terdapat pada alinea ke-4,” ujarnya.

Dalam alinea tersebut, jelas Lutfi, terdapat tiga kewajiban utama masyarakat Indonesia yang harus dilakukan setelah merdeka. Di antaranya memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban dunia. “Untuk mencapai itu semua, pondasinya terdapat pada intelektualitas generasi bangsa Ini,” lanjutnya.

Sedangkan untuk potensi dari negara dan masyarakat Indonesia sendiri, Lutfi membagi empat kelompok. Pertama ialah potensi geografis. Sumber daya alam negara Indonesia sangat melimpah ruah. Bentang alamnya juga sangat luas. Sehingga sangat potensial untuk dikembangkan.

Kemudian, potensi selanjutnya adalah demografi. Pertumbuhan penduduk Indonesia saat ini merupakan modal penting dalam cita-cita menuju Indonesia emas. Pasalnya, berdasarkan riset, lebih dari 50 persen jumlah penduduk Indonesia berada pada usia produktif. “Rata-rata usia penduduk Indonesia kurang dari 30 tahun,” tambah Lutfi.

Potensi berikutnya yaitu ekonomi dan demokrasi. Perekonomian Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan sejak krisis tahun 1997. Bahkan, menurut penelitian salah satu badan statistik di Amerika, perekonomian Indonesia akan menjadi yang terkuat nomor empat di dunia pada tahun 2040 nanti.

“Yang akan mewujudkannya adalah generasi mahasiswa ITS yang ada di depan saya saat ini,” tandas Lutfi memotivasi para mahasiswa baru ITS. @angga_perkasa





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty