x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Segera digelar di Jakarta awal September

Ribuan pebulutangkis ikuti kejuaraan Prim-a Astec Open IX/2013

Rabu, 28 Agustus 2013 20:10 WIB (8 months yang lalu)Editor:
Ribuan pebulutangkis ikuti kejuaraan Prim-a Astec Open IX/2013 - Segera digelar di Jakarta awal September - Jumpa Pers, penyelenggaraan kejuaraan Prim-a Astec Open IX/2013

(Foto: Noviar/LICOM)Jumpa Pers, penyelenggaraan kejuaraan Prim-a Astec Open IX/2013

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Kompetisi bulutangkis Prim-A Astec Open 2013, akan kembali diselenggarakan di GOR Asia Afrika, Jakarta, 1-7 September 2013. Kejuaraan bulutangkis ini telah diselenggarakan sejak tahun 2005 lalu dan selalu diramaikan oleh ribuan atlet dari ratusan klub bulutangkis di tanah air.

Kejuaraan ini sendiri akan mempertandingkan 5 katagori berdasarkan umur, yaitu Anak-anak, Pemula, Remaja, Taruna, dan Dewasa. Diikuti sekitar 1300 atlit yang mewakili 15 Propinsi dan 2 negara, yaitu Vietnam dan Perancis. Hadiah yang diperebutkan sebesar Rp.200 juta serta hadiah dari sponsor.

Baca juga: TVRI juara Turnamen Bulutangkis Tetra Pak ke-10 dan SD Hangtuah 11 Sidoarjo bertekad juara MILO School Competition

Susi Susanti sebagai penyelenggara kejuaraan mengatakan, bahwa bulutangkis adalah olahraga kebanggaan Indonesia dengan begitu banyak prestasi yang sudah ditorehkan oleh atlit-atlit bulutangkis Indonesia.

Sebagai mantan pemain yang sudah dibesarkan dibulutangkis dan sekarang sudah pensiun, ia dan Alan Budikusuma (suami, sekaligus pasangan Emas Oimpiade Barcelona 1992), merasa punya tanggung jawab untuk mengembangkan dan mempopulerkan bulutangkis agar prestasi Bulutangkis Indonesia tetap bersinar.

“Dengan sudah diselenggarakannya Astec Open yang sudah berjalan 9 tahun ini, kami ingin membantu PBSI untuk membina dan menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya bisa menjadi penerus kakak-kakak mereka dengan menjadi pemain andalan Indonesia dan menjadi juara dunia,” ujar Susi, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (28/08/13).

Susi menambahkan, dengan kemenangan yang sudah diraih ganda putra Indonesia (Tontowi Ahmad/Hendra Setiawan) dan ganda campuran (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir), di kejuaraan dunia 2013, di Guangzhaou, Cina, tentunya membawa dampak positif untuk pengembangan dan pembinaan bulutangkis kita di masa yang akan datang.

“Kita berharap agar bulutangkis Indonesia akan kembali berjaya seperti dulu agar dapat membawa kebanggaan dan keharuman nama bangsa Indonesia di mata dunia,” jelas Susi.@Noviar




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty