x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Pasangan PARI anggap penuh kecurangan

Pilwali Madiun siap digugat ke Mahkamah Konstitusi

Rabu, 04 September 2013 14:42 WIB (12 months yang lalu)Editor:
Pilwali Madiun siap digugat ke Mahkamah Konstitusi - Pasangan PARI anggap penuh kecurangan - Proses rekapitulasi manual Pilwali Madiun.

(Foto: DHIMAS ADI MANUNGGAL)Proses rekapitulasi manual Pilwali Madiun.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Pasangan incumbent, H. Bambang Irianto, S.H,MM-H. Sugeng Rismiyanto telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pemenang Pilwali kota Madiun yang dilakukan pada 29 Agustus 2013. Hasil penetapan tersebut merupakan hasil rekapitulasi suara yang telah dilakukan, Rabu (04/09/2013).

Pasangan incumbent memperoleh 48.546 suara. Sedangkan pasangan Parji-Inda Raya (PaRi) memperoleh 32.230 suara. Disusul pasangan independen, Achmad Zainudin-Kushendrawan (Awan 19) memperoleh 7.664 suara, pasangan perseorangan Muchid-Karni (Murni) memperoleh 5.506 suara, pasangan Arief Purwanto-Hari Suci (AH) memperoleh 1.919 dan pasangan Sutopo-Tri Nuryani (Topcare) memeperoleh 2.504 suara.

Baca juga: KPU Kota Madiun akan segara menetapkan hasil pemenang Pilwali dan Pasangan Baris menang, tak siapkan program kerja 100 hari

Untuk angka Golput di Kota Madiun mencapai 27,45 persen atau sekitar 39.107 suara. “Angka Golput masih tergolong bagus ini,” kata Sasongko, Ketua KPU Madiun pada LICOM, Rabu (04/09/2013). Menurutnya, KPU menargetkan paling tidak angka golput 30%.

Sementara itu, saksi dari pasangan calon walikota Madiun Parji–Inda Raya (PARI), yakni Pranowo memilih tidak menandatangani berkas rekapitulasi suara yang digelar KPU Kota Madiun. “Kami akan melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membatalkan hasil Pilwali Madiun,” tegas Pranowo.

Alasannya, banyak kecurangan yang terjadi dalam pesta demokrasi Pilwali di kota Madiun dan pihaknya akan segera melakukan gugatan ke MK.

Menanggapi hal itu, Sasongko mengatakan, pihaknya tidak bisa serta merta membatalkan proses rekapitulasi yang sudah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Jika memang keberatan, mereka bisa mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi,” tegasnya.

Untuk diketahui, hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU Kota Madiun tidak jauh berbeda dengan hasil beberapa lembaga survei yang menyatakan pasangan nomor urut 6 H. Bambang Irianto, S.H,MM-H. Sugeng Rismiyanto memperoleh suara terbanyak yakni 48.546.@dhimas

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty