x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Hanya gara-gara bakal selenggarakan pertandingan wushu

FORMI disebut ingin ambil alih peran KONI

Kamis, 05 September 2013 13:23 WIB (12 months yang lalu)Editor:
FORMI disebut ingin ambil alih peran KONI - Hanya gara-gara bakal selenggarakan pertandingan wushu - KONI Surabaya anggap FORMI tak patut selenggarakan pertandingan kejuaraan Wushu

(Foto: ist)KONI Surabaya anggap FORMI tak patut selenggarakan pertandingan kejuaraan Wushu

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Federasi Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jawa Timur, mulai mengambil alih cabang olahraga yang tergabung dalam Komite Olahraga nasional Indonesia (KONI). Hal ini ditunjukkan dengan keinginan Formi Jatim
mengadakan kejuaraan nasional (Kejurnas) Taiji dan Wushu yang akan digelar di Atrium Lenmarc Mall, Bukit Darmo, Kamis (5/9/2013).

Hal itu memantik reaksi Budi Hariyono, humas KONI Surabaya. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan FORMI ini tidak pantas. “Ini sudah tumpang tindih dan mau kemana sebenarnya FORMI ini. Apa ingin mengambil peran KONI,” ujar Budi Hariyono, Ketua Bidang Media dan Humas KONI Kota Surabaya.

Baca juga: Alex melawan, dipecat KONI terkait suap jaksa bongkar korupsi Bank DKI dan Emosi Ketua KONI Surabaya malah semangati penyidik Kejati Jatim

Ia juga mengatakan selama ini peran KONI itu jelas yakni membawahi Cabor (cabang olahraga) prestasi termasuk di dalamnya cabang olahraga Wushu yang akan dipertandingkan FORMI. Salah penafsiran Formi juga dipertegas dengan penolakan rekom yang diajukan ke
Pengkot Wushu Surabaya maupun Pengprov Wushu Jawa Timur.

“Mereka ini sudah salah jalan, dan baik Pengkot WI Surabaya maupun Pengprov WI Jatim menolak dengan tegas untuk memberikan rekom kepada FORMI. Alasannya jelas,  Cabor Wushu berada di naungan KONI bukan FORMI,” tambahnya.

Mantan wartawan ini juga mengatakan FORMI pada dasarnya menjadi wadah bagi olahraga-olahraga rekreasi dan tradisional yang berkembang di masyarakat. Berbagai komunitas olahraga rekreasi seperti senam jantung sehat, senam tera, senam pernapasan, senam aerobik, barongsai, liang-liong, patrol, sepeda kuno, fun bike, serta olahraga tradisional hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

“Sebenarnya kalau kita mau jujur kegiatan-kegiatan ini lahan Formi yang harus mereka bina, bukan cabang olahraga prestasi yang jelas-jelas sudah berada di KONI,” tegas Budi. @angga_perkasa

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty