x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Langsung siapkan jadwal pembongkaran

Satpol PP Surabaya bantah `bermain` di Videotron Jl Indragiri

Sabtu, 07 September 2013 14:37 WIB (8 months yang lalu)Editor:
Satpol PP Surabaya bantah `bermain` di Videotron Jl Indragiri - Langsung siapkan jadwal pembongkaran - Irvan Widyanto, Kasatpol PP membantah keras tudingan pihaknya ada `main` dalam berdirinya Videotron Jl Indragiri

(Foto: iwan)Irvan Widyanto, Kasatpol PP membantah keras tudingan pihaknya ada `main` dalam berdirinya Videotron Jl Indragiri

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Keberadaan reklame videotron yang disinyalir bermasalah di Jl Indragiri, Surabaya, langsung direspon Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya. Kasatpol PP, Irvan Widyanto membantah dinasnya `bermain` dengan keberadaan reklame milik PT Pedsky, sebuah perusahaan advertising dari Jakarta tersebut.

“Kami sudah siapkan jadwal pembongkaran reklame itu. Memang rekomendasi pembongkaran sudah dikeluarkan Dinas Cipta karya dan tata Ruang (DCKTR),” cetus Irvan Widyanto ketika dihubungi LICOM, Sabtu (7/9/2013) via ponsel.

Baca juga: Galaxy Pool & Karaoke resmi tutup sampai batas tak ditentukan dan Purel Galaxy Pool & Karaoke semburat saat disidak Satpol PP

Irvan menjelaskan, untuk melakukan pembongkaran reklame, ada beberapa pertimbangan yang dilakukan Satpol PP terutama jika berada di wilayah orang lain. Hal ini tentunya sebagai pertimbangan bagi Satpol PP agar tidak menemui permasalahan baru.

“Kami tidak langsung lakukan pembongkaran dan mengkaji lebih dulu apakah keberadaan di wilayah seseorang atau tidak. Kami tak ingin menemui masalah baru karena dianggap merusak atau memasuki wilayah seseorang tanpa ijin. Kalau berada di wilayah ruang milik jalan (Rumija) dan daerah milik jalan (Damija) tentu langsung kita bongkar,” jelasnya.

Sekedar diketahui, sebuah reklame berbentuk videotron yang berdiri lahan bangunan Apotek K-24 di Jl Indragiri diduga bodong alias tanpa ijin. Terkait hal ini, Plt Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan izin atas pendirian videotron tersebut.

“Bagaimana mau kasih izin, pengajuannya saja tidak ada. Ini kan liar namanya. Kami sudah tempeli videotron itu dengan stiker silang dan kita rekomendasi ke Satpol PP untuk segera dibongkar,” tegas Eri.

Ditegaskan Eri, pihaknya tidak mau tahu siapa pemilik dari videotron itu. Yang pasti, videotron itu berdiri tanpa izin legal dari Pemkot Surabaya. “Kami tidak perlu tahu perusahaan mana atau perusahaan siapa, yang jelas tidak ada izin. Jadi, ya kami minta Satpol PP untuk bongkar karena itu sudah kewenangannya,” pungkas Eri. @iwan_christiono




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty