x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Caleg laki-laki ditulis perempuan

Sosialisasi Caleg, KPU Kota Mojokerto ngawur

Senin, 09 September 2013 11:40 WIB (8 months yang lalu)Editor:
Sosialisasi Caleg, KPU Kota Mojokerto ngawur - Caleg laki-laki ditulis perempuan - Inilah bukti kengawuran KPU Kota Mojokerto yang menulis Caleg laki-laki dengan jenis kelamin perempuan.

(Foto: ARIF RAHMAN)Inilah bukti kengawuran KPU Kota Mojokerto yang menulis Caleg laki-laki dengan jenis kelamin perempuan.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Calon Legislatif (caleg) dari partai Demokrat Dapil Mojokerto 2 meliputi Kelurahan Wates, Balongsari, Magersari Gedongan Kecamatan Magersari, Paulus Swasono Kukuh memprotes baliho sosialisasi Caleg yang dipasang KPU Kota Mojokerto, Senin (09/09/2013).

Dalam baliho sosialisasi yang telah dipasang KPU di beberapa titik strategis itu, jenis kelamin Paulus tertulis perempuan. Politisi yang baru duduk di kursi dewan dengan proses pergantian antar waktu (PAW) ini mengecam KPU setempat tak becus. “Jelas memalukan jenis kelamin saya tertulis perempuan. Memang sepele tapi ini soal konstituen saya,” keluh Paulus kepada LICOM.

Baca juga: Pengembangan PLTMH Seloliman terkendala SDM dan Pelajar SMP diperkosa ramai-ramai 10 pria di sawah

Menurutnya, kesalahan penulisan jenis kelamin di baliho-baliho yang dipasang mencerminkan KPU Kota Mojokerto tak teliti dan asal-asalan. “Kalau seperti ini, anggaran muspro buat baliho sudah banyak salah pula. Yang jelas saya minta semua baliho diganti,” tegasnya.

Lebih lanjut Caleg dengan nomor urut 2 ini akan melayangkan surat protes ke KPU. “Harus segera diganti. Protes resmi akan kita kirim,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Mojokerto pokja Sosialisasi, Miftha Amanu mengatakan pihaknya menyadari ada kesalahan penulisan jenis kelamin tak hanya pada nama Paulus tapi pada sekitar 10 Caleg lainnya. “Segera akan kita ganti dengan memberi stiker,” katanya.@rif




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty