x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



KPU Kediri kirim dua utusan

MK mulai periksa perkara Pilwali Kediri

Rabu, 11 September 2013 15:13 WIB (7 months yang lalu)Editor:
MK mulai periksa perkara Pilwali Kediri - KPU Kediri kirim dua utusan - Salah satu proses sidang di Mahkamah Konstitusi (MK).

(Foto: ISTIMEWA)Salah satu proses sidang di Mahkamah Konstitusi (MK).

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Mahkamah Konstitusi (MK) mulai melakukan pemeriksaan pertama untuk perkara perselisihan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Kediri Tahun 2013. MK meregister perkara ini dengan nomor 109/PHPU.D-XI/2013.

Gugatan hasil Pilwali Kediri ini dilakukan oleh pasangan calon walikota Kediri Samsul Ashar-Sunardi (SAS) yang menggugat KPUD sebagai peneyelenggara pemilu atas penilaian tidak adil dan penuh kecurangan.

Baca juga: Mas Abu awali kepemimpinan tanpa mutasi dan program 100 hari dan Wariskan kasus korupsi, mantan Walikota Kediri pindah ke Provinsi

Anggota KPU Kota Kediri Zaenal Arifin mengatakan, pihaknya sudah mengutus dua orang anggota komisioner KPU untuk menghadiri sidang gugatan di MK. Mereka dari bagian hukum.” Hari ini, KPU menjalani sidang gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). KPU mengirimkan utusan dua orang komisioner bagian hukum dan pungratungra bersama pengacara Negara yang diwakili oleh Kejaksaan Negeri Kediri,” ungkap Zaenal Arifin.

Sidang gugatan dijadwalkan digelar sekitar pukul 13.30 WIB. KPU menyerahkan hasil keputusan gugatan pada MK dan menghormati proses persidangan yang akan berjalan hari ini. KPU juga sudah menyiapkan form C1/C2 plano dan D1 sebagai bahan bukti penyelenggaraan pemilihan walikota (Pilwali) Kediri 29 Agustus 2013 yang telah direkapitulasi hasilnya.

Selasa (10/9/2013) sore kemarin, KPU membuka kotak suara untuk mengambil kelengkapan form C1/C2 plano dan D1 yang sudah terkumpul. Ada 350 kotak suara dibuka, yang sebelumnya berada di masing-masing tempat pemungutan suara.

Perlu diketahui, Tim Hukum SAS menggugat KPU Kota Kediri ke MK. Mereka menuding KPU tidak netral dalam menyelenggarakan Pilwali Kediri.@sas




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty