x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Indonesia pesan 16 unit

Pesawat latih tempur dari Korsel, tiba di Lanud Iswajudi Madiun

Kamis, 12 September 2013 04:14 WIB (8 months yang lalu)Editor:
Pesawat latih tempur dari Korsel, tiba di Lanud Iswajudi Madiun - Indonesia pesan 16 unit - Pangkoopsau II, Marsda. TNI. Agus Supriyatna, saat konfrensi pers di Lanud Iswahjudi Madiun,.

(Foto: Adi Manunggal)Pangkoopsau II, Marsda. TNI. Agus Supriyatna, saat konfrensi pers di Lanud Iswahjudi Madiun,.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Dua unit pesawat latih tempur T-50i Golden Eagle pesanan TNI AU telah tiba dari Korea Selatan di Lanud Iswahjudi, Rabu (11/9/2013).

Pesawat buatan Korea Aerospace Ind. Ltd (KAI) tersebut, disambut langsung oleh Pangkoopsau II, Marsda. TNI. Agus Supriyatna di Lanud Iswahjudi Madiun, didampingi oleh pejabat Kemenhan, Vice president KAI, Komandan Lanud Iswahjudi beserta Staf.

Baca juga: Tes CPNS Angkatan Udara di Lanud Iswahjudi butuh waktu satu hari

Marsda TNI Agus Supriyatna menjelaskan, bahwa sesuai kontrak, pemerintah Indonesia membeli pesawat T-50i sebanyak 16, terdiri dari 8 pesawat aerobatic painting, TT-5001 s/d TT-5008 dan 8 pesawat dengan camouflage painting TT-5009 s/d 5016. Semua pesawat T50i ini akan berada di Skadron udara 15 dan akan mengantikan peran pesawat Hawk Mk-53 sebagai pesawat Lead in Fighter Trainer (LIFT).

“Pesawat baru ini merupakan jembatan untuk melatih para penerbang tempur muda lulusan sekolah penerbang, sebelum menerbangkan pesawat tempur operasional seperti pesawat sukhoi, F-16, F-5 maupun Hawk 100/200”. Jelasnya kepada LICOM, Rabu (11/9/2013).

Pesawat T50i ini mengunakan Single Engine General Electric F-404-GE-102, merupakan engine yang sama digunakan oleh pesawat Boeing F/A-18 Hornet dan saab Gripen, namun dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga dapat digunakan untuk T-50i.
Engine ini dapat menghasilkan thrust (daya dorong) sampai dengan 17.700 lbs dan kecepatan sampai 1.5 Mach number atau 1.5 kali kecepatan suara. Pesawat ini pertama kali dibuat  pada tahun 2003 dan mulai dioperasikan pada tahun 2005 oleh ROKAF (Republic of Korean Air Force). Indonesia adalah pengguna pertama dari luar Korea.

Pesawat T-50i akan dikirim secara bergelombang dimulai dari 2 pesawat pada tanggal 11 September 2013 dan selanjutnya 2 pesawat per minggu, sehingga pada akhir tahun, diharapkan 16 pesawat sudah dapat memperkuat Skadron Udara 15 pada khususnya dan TNI AU pada umumnya.

Ketika ditanya tentang anggaran untuk membeli pesawat T-50i Marsda Agus menajawab, “Ya, yang tau itu Menpan, kalau saya yang kasih tau ya gak enak lah” jawabnya.

Untuk kesiapan awak pesawat, pada awal Januari hingga akhir Agustus 2013 telah dilaksanakan pelatihan terhadap 6 instruktur penerbang dari Skadud 15 Lanud Iswahjudi. Mereka telah mengikuti serangkaian latihan  mulai Initial phase di Gwangju selama 4 bulan.

Lalu melanjutkan latihan di Air to Air dan Air to Ground selama 3 bulan dan pada pertengahan bulan Agustus 2013 mereka telah lengkap menyelesaikan pelatihan tersebut. Adapun teknisi telah disekolahkan di Korea selama 1,5 bulan berjumlah 31 orang berasal dari Skadud 15 sendiri dan dari Skatek 042 Iswahjudi.

Sesuai kontrak yang telah dibuat dari pabrik KAI, dalam waktu 2 tahun akan menyertakan techrep (technical representative) yang akan berada bersama sama di Skadron udara 15, dalam mengawasi pelaksanaan operasional penerbangan sebagai tempat konsultasi para teknisi kita dalam merawat dan mereparasi kerusakan. Teknisi tersebut juga sebagai penghubung antara operator di skadron denganpihak pabrik di Korea.@dhimas





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty