Saan Mustopa tak merasa dizalimi, hanya pertanyakan alasan pencopotan

LENSAINDONESIA.COM: Saan Mustopa mengaku dirinya tidak merasa terzalimi dengan pencopotannya dari jabatan sekretaris fraksi Demokrat.

“Saya tidak merasa dizalimi. Saya terima kasih kepada partai yang memberikan kepercayaan kepada saya sebagai sekretaris fraksi,” kata Saan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (19/09/2013).

Menurutnya, sebagai politisi dan anggota dewan, dirinya selalu menjalankan tugas dengan baik, serta menjalankan fungsi representasi Partai Demokrat di daerah pemilihan. Bahkan, dari sebanyak 148 anggota Fraksi Demokrat di DPR tidak pernah ada yang komplain soal kinerjanya.

“Apa selama ini saya tidak loyal kepada partai. Harus diukur apa itu loyalitas atau pembelotan. Saya sebagai seorang kader selalu loyal dan tidak mungkin melakukan hal-hal yang di luar partai,” katanya.

Dia membantah jika telah melanggar disiplin keanggotaan partai. Menyusul kehadirannya dalam peresmian ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang digagas Ketum Demokrat tergusur Anas Urbaningrum yang berujung pada pencopotan dari jabatan sekretaris fraksi.

“Harus jelas parameternya apa. Saya sebagai anggota DPR sampai hari ini, apa ada salah satu yang menandakan saya tidak disiplin di paripurna dan komisi,” [email protected]