x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Langsung menghilang begitu tahu ada korban meninggal

Pembuat cukrik maut ternyata pecatan polisi

Sabtu, 21 September 2013 15:08 WIB (7 months yang lalu)Editor:
Pembuat cukrik maut ternyata pecatan polisi - Langsung menghilang begitu tahu ada korban meninggal - Kapolsek sawahan, Kompol Manang S menunjukkan barang bukti cukrik maut yang berhasil disitanya

(Foto: ist)Kapolsek sawahan, Kompol Manang S menunjukkan barang bukti cukrik maut yang berhasil disitanya

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Pembuat cukrik maut, Miras oplosan yang menewaskan 11 orang ternyata Budi Utomo, seorang pecatan polisi yang terakhir berpangkat Kopka (Kopral Kepala). Dia langsung menghilang saat mengetahui minuman keras racikannya menyebabkan belasan orang meninggal

Selama ini, pria yang kini jadi buronan itu membuat cukrik (miras oplosan) di tengah perkampungan Jl Kutai II. Dalam kesehariannya, Budi Utomo dikenal sangat sombong dan tak mau bergaul dengan warga sekitar. Bahkan, meski sudah dua tahun tinggal kampung yang masuk RT 09 RW VI Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, pecatan polisi itu tak mau didata oleh pengurus kampung.

Baca juga: Kejari Surabaya terima berkas cukrik maut tewaskan warga Menanggal dan Awas, lelaki peminum berat berisiko penurunan mental

Ketua RT 9 RW VI, M Slamet saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Menurutnya, Budi Utomo selalu berkilah dan menghindar saat hendak dimasukkan sebagai penduduk di wilayah itu. “Sampai sekarang ini belum tercatat sebagai warga kami,” ujar Slamet, Sabtu (21/9/2013).

Hingga saat ini, keberadaan Budi masih belum diketahui. Pecatan polisi berpangkat terakhir Kopral Kepala (Kopka) itu menjadi orang yang paling dicari polisi karena menjadi pemasok cukrik yang menewaskan 14 orang. Tiga diantaranya adalah warga Gresik yang secara rutin berkunjung ke kafe Family Jl Embong Malang, Surabaya, dan menenggak miras oplosan di tempat itu. @rofik/LI-14




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty