x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Wilfrida diberangkatkan secara ilegal

Wilfrida yang terancam pidana mati, diduga korban perdagangan manusia

Senin, 23 September 2013 16:53 WIB (7 months yang lalu)Editor:
Wilfrida yang terancam pidana mati, diduga korban perdagangan manusia - Wilfrida diberangkatkan secara ilegal - Wilfrida, TKI asal Nusa Tenggara Timur yang terancam hukuman mati di Malaysia, ternyata Migrant Care meyakinkan korban perdagangan manusia.

(Foto: ilustrasi licom/ist)Wilfrida, TKI asal Nusa Tenggara Timur yang terancam hukuman mati di Malaysia, ternyata Migrant Care meyakinkan korban perdagangan manusia.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Wilfrida, TKI asal Nusa Tenggara Timur yang terancam hukuman mati di Malaysia, ternyata diberangkatkan secara ilegal.

Menurut data Migrant Care, Wilfrida direkrut oleh agen tenaga kerja di Malaysia yang bekerjasama dengan calo di Belu, NTT. Wilfrida
direkrut bekerja di Malaysia saat usianya masih di bawah umur, yakni 17 tahun. Celakanya lagi, Wilfrida diberangkatkan ketika Indonesia sedang memberlakukan moratorium atau menghentikan sementara terkait pengiriman tenaga kerja ke Malaysia.

Baca juga: KSPI: Prabowo lebih peduli TKI dari pada Pemerintah dan Kasus Satinah ciutkan nyali para perempuan di desanya jadi TKI

Direktur eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah berpendapat, “Bahwa Wilfrida kemungkinan besar adalah korban perdagangan manusia atau human trafficking,” tegasnya.

Kalau dugaan itu benar, praktis kasus Wilfrida sangat memalukan pemerintahan Indonesia di mata masyarakat Malaysia. Sebab, vonis hukuman mati Wilfida terkait kasus pembunuhan terhadap majikan, meski saat melakukan perbiatannya, Wilfrida dalam kondisi tertekan. Tapi, Wilfrida tetap korban perdagangan manusia sebagaimana diungkapkan Migrant Care.

Karenanya, sangat tidak manusiawi jika pemerintah Indonesia tidak memperjuangan nasib Wilfrida. Bahkan, akan tidak manusiawi lagi jika upaya penyelamatan Wilfrida ada yang memanfaatkan untuk kepentingan politik pencitraan. @yudisstira




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty