x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Bila perlu akan ditempuh jalur hukum

Kasus Pulau Galang, Komisi A DPRD Jatim akan panggil pihak terkait

Minggu, 13 Oktober 2013 21:20 WIB (9 months yang lalu)Editor:
Kasus Pulau Galang, Komisi A DPRD Jatim akan panggil pihak terkait - Bila perlu akan ditempuh jalur hukum - Ketua Komisi A DPRD Jatim, Sabron Djamil Pasaribu.

(Foto: Sarifah Aini)Ketua Komisi A DPRD Jatim, Sabron Djamil Pasaribu.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Komisi A DPRD Jawa Timur angkat bicara, terkait kabar surat kepemilikan Pulau Galang di perbatasan Surabaya-Gresik atas nama beberapa orang, yang dikeluarkan Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Gresik.

Ketua Komisi A DPRD Jatim, Sabron Djamil Pasaribu mengatakan, secara adminsitratif, penguasaan Pulau Galang ada dalam wewenang Pemprov Jatim. Sehingga pulau itu tidak boleh diperjual belikan kepada pihak tertentu.

Baca juga: Pemkot Surabaya akhirnya bentuk Satgas Penanggulangan Bencana dan Walikota Surabaya mutasi tiga pejabat eselon II

“Untuk memastikan kebenaran kabar itu, kami akan panggil pihak-pihak terkait pada tanggal 16 Oktober nanti,” kata Sabron pada LICOM, Minggu (13/10/2013).

Sejumlah pihak terkait yang akan dipanggil itu adalah Pemkab Gresik, Pemkot Surabaya, Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten, kota, provinsi dan juga beberapa orang pengusaha yang diduga punya sertifikat kepemilikan Pulau Galang.

Keberadaan Pulau Galang yang jadi konservasi tanaman mangrove ini menjadi rebutan dua daerah, yakni Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya. Pulau Galang tidak menutup kemungkinan akan menjadi pulau strategis, karena berdekatan dengan Teluk Lamong yang akan menjadi pelabuhan berkelas internasional.

Tapi kabar terbaru menyebutkan, bahwa pulau seluas 17 hektare itu, sudah dimiliki dan bersertifikat atas nama perorangan.

Diberitakan sebelumnya, menanggapi kabar itu Gubernur Jatim Soekarwo mengancam, jika benar sertifikasi itu telah beredar dan dimiliki oleh beberapa orang, maka pemprov tidak akan tinggal diam dan membawa kasus itu ke jalur hukum.

“Kalau memang sertifikat itu sudah muncul, kami akan menyerahkan ke polisi. Karena kepemilikan itu liar dan tidak ada amdalnya,” tegas Soekarwo.@sarifa

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty