x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Mendata dan petakan permasalahan

Wagub Jabar kemah semalam di hulu Sungai Citarum

Minggu, 13 Oktober 2013 19:28 WIB (11 months yang lalu)Editor:
Wagub Jabar kemah semalam di hulu Sungai Citarum - Mendata dan petakan permasalahan - Wagub Jabar, Dedy Mizwar meninjau Pengelolaan limbah kotoran sapi di hulu Sungai Citarum

(Foto: Husein-LICOM)Wagub Jabar, Dedy Mizwar meninjau Pengelolaan limbah kotoran sapi di hulu Sungai Citarum

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar bersama Pimpinan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum menggelar kemah satu malam di hulu Sungui Citarum, Sabtu-Minggu (12-13/10/2013).

Kegiatan menginap semalam ini bertujuan untuk melihat secara keseluruhan permasalahan yang ada di sungai terpanjang dan terbesar di Provinsi Jawa Barat itu.

Baca juga: Ridwan Kamil tertibkan Bandung banjir Menara Telekomunikasi dan Perahu wisata tenggelam di Cibinong, dua penumpang hilang

Kemah di Situ Cisanti, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung tersebut juga diikuti pihak Perhutani, Pimpinan OPD terkait dan Biro HPU Setda Jabar dan masyarakat.

“Setelah data potensi dan permasalahan didapatkan, nanti dibahas dan dipetakan. Barulah dicarikan solusinya  dalam penanganan Sungai Citarum, harus mulai dari mana,” papar Deddy Mizward kepada wartawan saat ditemui Cisanti (hulu Sungai Citarum) Kampung Pejaten Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (12/19/2013).

Dikatakannya, persoalan Sungai Citarum tidak pernah beres-beres, untuk itu, perlu dilakukan upaya bersama mengatasinya dengan melibatkan pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat, terutama masyarakat secara holistic dan komprehensif.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mengatasi Citarum, karena mengatasi dan menjaga Citarum merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Rombongan Deddy Mizwar begitu sampai dilokasi, Kampung Pejaten langsung meninjau pengelolaan limbah kotoran sapi menjadi biogas yang dapat dipergunakan sebagai pengganti gas elpiji untuk masak rumah tangga. Ampas biogas tersebut dikelola menjadi pupuk kandang.

“Masyarakat setempat ternyata baru sebagian kecil memamfatkan kotoran sapi ini, selebihnya dibuang kealiran anak sungai Citarum,” ungkap bintang film pemeran Naga Bonar itu.

Deddy sempat kaget ketika melihat rumah tinggal warga bersebelahan dengan kandang sapi dan masih ada warga yang membuang kotoran sapi ke aliran anak sungai yang dekat mata air Citarum. Padahal Di sisi lain, mata air tersebut dipergunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini tentunya tidak baik bagi kesehatan dan menambah sedimentasi di Sungai Citarum.

Perjalan dilanjutkan meninjau perkebunan teh yang sudah kurang produktif, sehingga olah warga dibabat dan dijadikan tempat penampungan kotaran sapi. Kotoran ini akan dikelola sehingga nantinya dapat menghasilkan sumber energi listrik.

Menurut mantan peramba hutan Agus Drajat, dirinya bersama masyarakat setempat memanfaatkan lahan perkebunan teh seluas 1800 m2 untuk dijadikan tempat penampungan dan pengelolan kotaran sapi menjadi sumber energi listrik.

Agus menjelaskan kepada Wagub dan rombongan, bahwa lahan ini diklaim oleh pihak Perhutani miliknya, namun  ketika  warga meminta bukti legalitasnya, ternyata tidak jelas. “Untuk itu, kita mamfaatkan lahan ini,” ungkapnya.

“Demi kepentingan dan kesejahteraan warga, saya siap bertanggung jawab bila dianggap telah menyerobot tanah milik Perhutani,” ujar Agus saat menjawab pertanyaan Wagub terhadap status kepemilikan lahan.

Pada Minggu (13/10/2013) Pagi, Deddy Mizwar dan rombongan meninjau Situ Cisanti dan dilanjutkan penanaman pohon. Sebagai wujud kepedulian terhadap reboisasi terhadap kondisi hulu Sungai Citarum.@husein

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty