x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



"Tuntutan mesti sesuai logika..."

Buruh demo UMK Jakarta naik lagi, Jokowi anggap tidak apa-apa

Senin, 28 Oktober 2013 20:01 WIB (6 months yang lalu)Editor:
Buruh demo UMK Jakarta naik lagi, Jokowi anggap tidak apa-apa - "Tuntutan mesti sesuai logika..." - Jokowi: Namanya tuntutan, nggak apa-apa. UMP ditentukan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) dan Serikat Pekerja, kalau sudah ada kesepekatan, baru saya.

(Foto: ilustrasi/istimewa.)Jokowi: Namanya tuntutan, nggak apa-apa. UMP ditentukan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) dan Serikat Pekerja, kalau sudah ada kesepekatan, baru saya.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Buruh di Jakarta turun lagi ke jalan dengan jumlah besar mencapai ribuan, Senin (28/10/13).  Kali ini, menuntut lagi kenaikan Upah Minimum Pekerja (UMP), meski UMK DKI sejak era Gubernur Jokowi naik Rp2.2 juta. Praktis, mengundang tanda-tanya. Tapi, Jokowi justru memaklumi.

“Namanya tuntutan, nggak apa-apa. UMP ditentukan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) dan Serikat Pekerja, kalau sudah ada kesepekatan, baru saya. Sampai detik ini belum dapet,” kata Jokowi, Senin (28/10/13).

Baca juga: RSU dr. Soetomo tolak sembilan pasien miskin dan buruh? dan Rumah bos pabrik Ardiles `diserbu` ratusan buruh

Walau begitu, Gubernur Jokowi tetap mengingatkan agar para buruh menuntut hak sesuai logika.  “Tuntutan mesti sesuai logika. Ekonomi Jakarta seperti apa, harus dilihat,” tegas Jokowi.

Demo buruh di Jakarta untuk kembali menuntut upah minimum belakangan ini, memang semakin menimbulkan tanda-tanya. Bahkan, juga mengundang kecurigaan jangan-jangan ditunggangi kekuatan politik tertentu. Seperti politik yang berseberangan dengan partai pengusung Gubernur Jokowi dan Wagub Ahok. Mengingat, aksi-aksi itu terus bermunculan di tengah para politisi sibuk mempersiapkan Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2014 mendatang.

Jokowi tidak menyinggung soal itu. Seperti diketahui, setelah disetujuinya UMP DKI di masa jabatan Jokowi menjadi Rp2,2 juta, buruh kembali melakukan aksi demo buruh secara terus menerus untuk meminta kenaikan UMP Rp.3,7 juta/bulan . @silma




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty