x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Korlap dihajar preman

Setahun dicemari asap, warga Ngablaksari luruk pabrik kayu

Jumat, 14 Februari 2014 23:14 WIB (5 months yang lalu)Editor:
Setahun dicemari asap, warga Ngablaksari luruk pabrik kayu - Korlap dihajar preman - Perwakilan warga berdialog dengan perusahaan disaksikan aparat keamanan.

(Foto: Yuwana Irianto)Perwakilan warga berdialog dengan perusahaan disaksikan aparat keamanan.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sejumlah warga Ngablaksari, Sayung, Kabupaten Demak, mendatangi pabrik kayu PT. Rodeo Indowood,  Jalan Rayakaligawe, km 7,7 Semarang, Kamis (13/2/2014), untuk memprotes proses pembakaran di pabrik tersebut.

selain mengeluhkan kepulan asap yang mencapai radius satu kilo meter, mereka juga mencemaskan berbagai penyakit pernafasan (Kispa), yang bisa menjangkiti warga.

Baca juga: TNI lepaskan 3.074 bom air untuk padamkan titik api hutan Riau dan TNI padamkan kebakaran hutan, fokus di titik api di Bengkalis Riau

“Polusi udara ini sudah berlangsung hampir satu tahun. Bahkan pohon-pohon sengon deket rumah mati. Apalagi manusia,” tegas Bambang Sugito, sewaktu mediasi dengan pihak perusahaan PT. Rodeo Indoowood.

Hadir dalam dialog tersebut, selain warga sekitar, juga mahasiswa Unisula yang tergabung mahasiswa Demak, aparat keamanan polsek Genuk, wakapolsek Genuk, AKP Sucipto, Babinkamtipmas Polsek Genuk Iptu Pandi, serta direksi PT, Rodeo Indowood.

Masih menurut Bambang, warga meminta kepada perusahaan untuk segera memperbaiki cerobong asab pembakaran, sehingga bisa meminimasilisir asap pembakaran.

“Hingga saat ini, warga sudah meminta kepada perusahaan untuk melihat langsung ke rumah-rumah penduduk agar tahu kondisi, sampai saat ini tidak ada perbaikan, bahkan perusahaan menutup mata,” tambah Bambang.

Sementara, pihak perusahaan yang diwakili manager personalia menjelaskan, berjanji akan memperbaiki cerobong yang didesain meminimalis debu dan asap.

“Sudah menyempurnakan pengelohaan agar optimal, apabila ada warga yang membutuhkan bantuan atas penyakit pernafasan akibat asap, kami siap memfasilitasi,” janji, Yoyok Manager Personalia PT. Rodeo Indowood, Semarang.

Sementara itu, saat dialog berlangsung, telah terjadi kekerasan di luar luar ruangan. Korlap aksi bernama Isa Zamroni, dihajar preman yang mengaku keamanan perusahaan hingga babak belur.@yuwana_irianto

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty