Surabaya juga punya mobil anti galau

Diresmikan Mensos Khofifah Indar Parawansa

Mensos Khofifah Indar Parawansa meresmikan mmobil anti galau saat CFD di Surabaya. (LICOM/Iwan Christiono)

LENSAINDONESIA.COM: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa melaunching mobil anti galau di Surabaya, Minggu (14/8/2016) bertepatan dengan acara Car Free Day di Jl Darmo.

Khofifah menjelaskan, nantinya mobil anti galau ini disediakan bagi masyarakat yang ingin mencari jalan keluar bagi korban narkoba dan korban kekerasan seksual.

“Mobil anti galau ini bisa menjadi tempat masyarakat untuk mencurahkan hati atau curhat segala macam hal agar tidak galau. Petugas yang ada bisa memberikan rujukan tindak lanjut jika diperlukan,” kata Khofifah.

Dirinya mencontohkan, jika ada korban penyalahgunaan narkoba bisa melapor dan konsultasi kepada petugas. Nah disini apalah ada tindak lanjut tentunya bisa mendapat rujukan apakah di psikiater atau Rumah Perlindungan Anak Sosial.

“Kita juga menyediakan call center yaitu 15500171 untuk masalah Napza, dan 1500771 untuk masalah kekerasan seksual, anak atau KDRT,” tambahnya.

Khofifah mengatakan Layanan Konsultasi Kesejahteraan Keluarga di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) sudah terdapat 44 titik. Bentuknya tidak selalu mobil anti galau, tetapi juga tenda-tenda yang ditempatkan lokasi keramaian yang mudah dijangkau masyarakat.

Setelah Jakarta dan sekitarnya, Kementerian Sosial kemudian melanjutkan di kota-kota lain seperti Surabaya, Semarang dan Palembang. Bila permintaan masyarakat tinggi, maka jumlahnya bisa diperbanyak.

“Seperti di Jakarta dan sekitarnya, karena permintaan masyarakat banyak akhirnya jumlahnya ditambah di beberapa titik sampai mencapai 44 titik,” jelasnya.

Khofifah mengatakan Layanan Konsultasi Kesejahteraan Keluarga merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat mengatasi permasalahan yang dihadapi. Bila masyarakat tidak galau, bila masyarakat bahagia, Khofifah meyakini masyarakat akan sejahtera.

“Yah dengan adanya pelayanan publik seperti ini kita berharap tidak ada yang galau lagi,” [email protected]