Ditanya soal bawa absensi finger print saat plesir, camat ini malah kabur

Sanksi masih belum jelas

Sugiyanto saat serah terima jabatan di kantor Kecamatan Plandaan. (LICOM/Muhammad Ibnu Alfarobi)

LENSAINDONESIA.COM : Kasus mantan Camat Plandaan Sugiyanto yang membawa absensi finger print saat plesir ke Sarangan, Kabupaten Magetan masih mandek. Pria yang kini menjabat Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jombang baru sebatas dipanggil Inspektorat.

Saat awak media mencoba mengonfirmasi kabar pemanggilan dirinya, Sugiyanto yang baru selesai menggelar serah terima jabatan di kantor Kecamatan Plandaan, malah ngacir. Dia menolak memberikan klarifikasi terkait alasan dibawanya absensi saat plesir berbalut kunjungan kerja.

Kepala Inspektorat Kabupaten Jombang, Nyoman Swardana menjelaskan jika Sugiyanto sudah dimintai keterangan dan akan dilanjutkan dengan memanggil pegawai yang lain. “Hasilnya akan dilaporkan ke Pak Bupati (Nyono Suharli, red),” pungkasnya.

Diketahui, Sugiyanto merupakan mantan camat Plandaan yang bepergian ke Sarangan Kabupaten Magetan dengan membawa serta finger print. Dan kasus ini baru pertama kali membawa serta finger print keluar kota, padahal seharusnya kalau itu bersangkutan dengan kedinasan, cukup membawa surat tugas dari bupati sebagai penanggung jawab di daerah. @Obi