Ini kronologi tewasnya taruna STIP Amirullah Adityas Putra yang dianiaya seniornya

Ada enam korban

Jenazah Amirullah Adityas Putra usai disalatkan, langsung dimakamkan di Budhi Dharma, Semper, Cilincing, Jakarta Utara. (ISTIMEWA/Tribunnews)

LENSAINDONESIA.COM: Seorang taruna junior Amirullah Adityas Putra (18) tewas dianiaya seniornya, Selasa (10/1/2017) malam di ruang ganti Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Diketahui, organ dalam korban mengalami mati lemas dan sejumlah tubuhnya mengalami lecet.

Sebenarnya, ada enam junior yang dianiaya oleh lima pelaku yaitu Sisko Mataheru, Willy Hasiholan, Iswanto, Akbar Ramadhan, dan Jakario. Namun hanya Amirullah yang akhirnya tewas.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Awal Chairuddin mengungkap tragedi ini berawal saat enam korban dipanggil oleh para senior untuk berkumpul di gedung Dormitory 4 kamar M205 lantai 2. “Yang datang berenam, termasuk korban,” kata Awal kepada wartawan di Mapolres Jakarta Utara, Rabu (11/1/2017).

Disana, penganiayaan dimulai. Namun, hanya empat orang saja yang menganiaya Amirullah yaitu Sisko Mataheru, Willy Hasiholan, Iswanto, Akbar Ramadhan. Sedangkan Jakario menganiaya korban lain bernama Ahmad Fajar sekitar pukul 22.30 WIB.

Saat pelaku Willy hendak menganiaya, Amirullah terjatuh ke arah tubuh seniornya tersebut. Para pelaku lalu mengangkat tubuh korban ke kasur, tak jauh dari TKP. Disana mereka memberi minyak angin dan balsem kepada Amirullah, tetapi dia tidak bergerak dan tak kunjung siuman.

Para pelaku lalu melapor ke taruna tingkat IV dan menceritakan peristiwa itu. Pada pukul 00.15 WIB, dokter STIP memberi perawatan terhadap Amirullah namun pukul 00.45 dinyatakan meninggal dunia.

Informasi meninggalnya taruna STIP dilaporkan kepada Polsek Cilincing dan Polres Metro Jakarta Utara yang lalu meluncur ke lokasi kejadian untuk olah perkara. Sedangkan jenazah Amirullah dibawa ke RS Polri.

Sekitar 11.55 WIB, jenazah Amirullah selesai diautopsi dan didoakan oleh pihak keluarga beserta perwakilan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di ruang transit jenazah RS [email protected]/licom

TULISKAN KOMENTAR