Menteri Rini resmikan Rumah Kreatif BUMN di Surabaya

Dorong berkembangnya industri UMKM

0
Menteri Rini resmikan Rumah Kreatif BUMN di Surabaya
Menteri BUMN Rini Soemarno saat menandatangani peresmian Rumah Kreatif BUMN (RKB) di Surabaya didampingi Gubernur Jatim Soekarwo. Foto: Humas Pemprov Jatim

LENSAINDONESIA.COM: Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan Rumah Kreatif BUMN (RKB) di Surabaya yang dikelola Bank Mandiri. Di Jatim, Rini menargetkan BUMN bisa mendirikan 11 RKB selama 2017 sudah terbentuk. Salah satu fungsinya untuk mendorong berkembangnya industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur.

“BUMN kini bukan hanya sebagai pencetak keuntungan saja tapi sebagai agen pembangunan. Kita hadir untuk masyarakat dengan motto BUMN Hadir Untuk Negeri. Salah satunya dengan didirikannya Rumah Kreatif BUMN,” jelas Rini saat meresmikan RKB di Surabaya, Rabu (11/1/2017).

Menurutnya RKB ini menjadi bentuk sinergi BUMN yang hadir untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Sasarannya UMKM karena dinilai punya peran sangat besar dalam mendukung pembangunan di sektor perekonomian nasional. “Seperti RKB di Surabaya dibangun oleh Bank Mandiri yang sebelumnya juga punya program Wirausaha Muda Mandiri. Ini yang disinergikan di RKB,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, perlunya dukungan sektor perbankan untuk pengembangan UMKM dinilai menjadi sangat penting. “Bank BUMN sudah diberikan pinjaman ke UMKM di Indonesia tapi juga banyak yang tidak dapat berkembang. UMKM banyak yang tidak naik kelas sehingga perlu didorong lagi, misalkan dengan cara berjualan agar tidak lagi konvensional,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya melalui perusahaan BUMN juga sudah mulai menggandeng UMKM untuk bisa lebih familier dengan dunia digital. “Sekarang tidak lagi memasarkan secara konvensional tapi harus digital. Bahkan e-commerce (perdagangan secara elektronik) juga harus dilakukan untuk memasuki pasar internasional,” ungkapnya.

Sedangkan target pembangunan RKB selama tahun 2017 ini di seluruh Indonesia akan dibangun 100 RKB dan sebanyak 11 RKB di antaranya akan didirikan di 11 kabupaten/kota di Jatim. Untuk pembangunan dan pengelolaannya akan dilakukan oleh beberapa BUMN, yakni Telkom, Pertamina, PLN, Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN.

Ditambahkan, Gubernur Jatim Soekarwo yang ikut mendapmpingi Menteri Rini mengatakan diresmikannya RKB sebagai tempat pembinaan pelaku UMKM sangat tepat. Sebagai standing committee, RKB akan menjadi tempat singgahnya para pelaku UMKM dan solusi terhadappengembangan UMKM mulai dari masalah pembiayaan, packaging, branding, serta akses modal.

Soekarwo mengungkapkan saat ini Jatim memiliki 6,8 juta UMKM yang terdata by name by address. Untuk produk, kata Pakdde Karwo (sapaan akrab Soekarwo), sudah cukup luar biasa secara kualitas. Namun yang perlu diperbaiki yakni pada aspek packaging (kemasan). Jika itu diperbaiki dan didukung pula dengan e-commerce, maka potensi UMKM Jatim akan bisa berkembang lebih pesat.

Selain itu, gubernur juga meminta pada Menteri BUMN agar bisa mendorong perbankan dari sektor BUMN untuk meningkatkan landing kredit bagi UMKM Jatim. “Kalau bisa dilakukan ada spesifikasi kredit murah maka lebih bagus. Kalau perbankan landing kredit di Jatim itru sudah tepat dan termasuk PMA atau penanaman modal akhirat,” paparnya sembari tertawa.

Ia juga menjelaskan potensi Jatim yang juga memiliki 26 perwakilan dagang di 26 provinsi di Indonesia. Selain itu ada pula perwakilan dagang di tiga negara lain yakni Jepang, China dan Singapura. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap perkembangan sektor UMKM dan koperasi. “UMKM kita menyumbang 54,98 persen terhadap PDRB. Tahun ini PDRB Rp 1.851 triliun, dimana sektor UMKM dan koperasi sebanyak Rp 1.017 triliun,” pungkasnya.@sarifa

loading...