Djarum Foundation gelar pengobatan gratis di daerah Gunung Anjasmoro

Gandeng YBSI dan RMI

Suasana pengobatan gratis di SDN Jarak oleh Djarum Foundation, YBSI, dan RMI. (LICOM/Muhammad Ibnu Alfarobi)

LENSAINDONESIA.COM : Wujud bakti untuk negeri Djarum Foundation bersama YBSI (Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku), serta RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) atau asosiasi pondok pesantren di bawah naungan NU (Nahdlatul Ulama) beri pengobatan gratis di Wonosalam, Kabupaten Jombang, Sabtu (14/01/2017).

Tak hanya pengobatan masyarakat di daerah Gunung Anjasmoro ini diberikan, pemahaman terkait waspada kebencanaan. Selain di Jombang Djarum Foundation bersama YBSI, serta RMI ini terus melakukan aksi sosial untuk mewujudkan Indonesia Sehat dan Indonesia Sejahtera.

Pengobatan gratis ini sangat berarti bagi masyarakat yang berada di pelosok. Karena keterbatasan lokasi yang jauh dari rumah sakit atau balai pengobatan. Seperti yang diutarakan salah satu warga Wonosalam ini, walau sedikit jauh rela ditempuh. Mbah Tiah,(60) tetap semangat mendatangi lokasi pengobatan yang berada di SDN Jarak, Kecamatan Wonosalam, Jombang.

Mbah Tiah mengaku sangat terbantu atas pengobatan ini. “Iya mas, meski jauh saya jalan kaki kesini. Untuk berobat, meski antre panjang. Badan sering linu-linu. Rasanya sakit semua. Tulang-belulang seperti lepas dari kulit. Pokoknya sakit. Tidak tahu ini penyakit apa. Yang pasti, sebulan lalu saya pernah jatuh,” ujar Mbah Tiah kepada petugas medis yang melayani.

Usai diperiksa para pasien langsung menuju ruang obat yang sudah disediakan secara gratis. Tidak lupa, tim medis memberikan nasihat satu demi satu pasien agar senantiasa menjaga kesehatan.

“Alhamdulilah, sudah diperiksa dan diberikan obat secara gratis. Saya sangat berterima kasih, karena di desa ini sangat jauh dengan rumah sakit atau Puskesmas. Jadi acara pengobatan gratis ini sangat membantu kami,” katanya kepada lensa indonesia.

Totok Widyanto, Corporate Djarum Foundation, mengatakan, ini dilakukan sebagai tanggung jawab sosial PT Djarum terhadap masyarakat. “Semoga apa yang kami lakukan ini bisa meringankan beban masyarakat, sebagai wujud bakti untuk negeri,” ujarnya kepada wartawan di sela acara pengobatan gratis.

Sementara itu, Kordinator YBSI Virly Mavitasari, sangat bangga bisa menjadi bagian dalam bakti untuk negeri dalam pengobatan di Wonosalam diharapkan 500 pasien bisa turut seta dalam pengobatan gratis ini. Selain pengobatan gratis bertempat di SDN Jarak, tim medis juga akan melakukan visite ke pasien pasca-stroke. Pasalnya, mereka tidak mungkin untuk datang ke lokasi pengobatan. Sehingga tim medis YBSI yang mendatangi pasien ini.

“Program ini rutin kami lakukan. Tidak hanya di Kecamatan Wonosolam, Jombang. Namun juga ke wilayah lain. Kami ingi membantu pemerintah dalam bidang kesehatan. Makanya kami juga menggandeng pemerintah setempat dalam acara ini,”ujarnya.

Selain pengobatan, YBSI juga melakukan pendampingan terhadap korban bencana di berbagai daerah. “Kami memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait bencana. Dibidang kesehatan, tak hanya mendampingi pasien umum. Kami juga mendampingi pasien HIV AIDS. Harapan kami, agar Indonesia sehat dan sejahtera,” ungkapnya.

Terkait pengobatan ini, Ketua RMI Wonosalam, M Faizin mengatakan, pengobatan gratis sedianya akan digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Islamic Centre, Kecamatan Wonosalam. Namun, akhirnya acara pengobatan gratis ini kita tempatkan di Desa Jarak, Wonosalam. “Pasalnya akses ke Puskesmas sangat jauh dan lokasi juga tak jauh dari pondok. Alhamdulillah, masyarakat yang berobat cukup banyak,” pungkasnya.@obi