Hanura berhasil hantarkan 12 kadernya menang di Pilkada 2017

Hasil dari seleksi Tim Pilkada Pusat

Ilustrasi pilkada serentak. (ISTIMEWA)

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Tim Pilkada Pusat (TPP) Partai Hanura Hanura, Erik Satrya Wardhana mengungkap, calon kepala daerah yang dihadirkan oleh partai besutan Wiranto ini mendapat kepercayaan dan diunggulkan masyarakat.

Dukungan Partai Hanura kepada calon, lajutnya, 62 persen menang di 101 daerah yang menggelar pilkada serentak pada 15 Februari 2017 kemarin. “Kami menang di 45 daerah dari 73 daerah dimana Hanura mencalonkan paslonnya,” ungkap Erik, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh TPP Hanura, dari 45 paslon yang mendapatkan perolehan unggul tersebut, terdapat 12 kader Hanura, baik dalam posisi sebagai calon kepala daerah maupun calon wakil kepala daerah. Selebihnya, berasal dari koalisi partai pengusung.

Dari 12 nama kader asli Hanura yang memperoleh suara unggul yaitu Bakhtiar Sibarani (Bupati Tapanuli Tengah), Moh. Yasin Payapo (Bupati Seram Bagian Barat), Benny Laos (Bupati Kep. Morotai), Markus Waine (Bupati Dogiyai), Kristosimus Yohanes Agawemu (Bupati Mappi), (Umar Zunaidi Hasibuan (Walikota Tebingtinggi), Bukhari (Wakil Bupati Aceh Tenggara).

Selanjutnya, Obed Gwijangge (Wakil Bupati Nduga), Afridawati, (Wakil Bupati Simeulue), Abd. Rahim Ode Yani (Wakil Bupati Halmahera Tengah), H. Irwan (Wakil Bupati Singkawang) dan Rais Datu Adam (Wakil Bupati Banggai Kepulauan).

Alumni Unpad ini pun membeberkan, bahwa hasil Pilkada 2017 telah mengalami peningkatan empat kali lipat jika dibandingkan dengan Pilkada serentak pada tahun 2015 lalu.

Prestasi menggembirakan yang mendudukan calon yang diusungnya menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2017 ini, kata Erik merupakan hasil dari penerapan sistem baru, dimana partai Hanura membentuk tim khusus yang disebut Tim Pilkada Pusat (TPP) yang dibentuk sejak Pilkada 2015.

Ia pun menekankan, khusus untuk pencalonan mutlak melalui tim survey. Yang mana, Tim survei ini digawangi Sarbini dan beberapa eksponen aktifis 98 seperti Agus Qibon dan lainya.

“Terhadap 28 daerah yang kalah, kami akan lakukan evaluasi segera, setelah perhitungan resmi KPUD. Sejumlah agenda perbaikan sudah kami siapkan untuk pilkada 2018 mendatang,” pungkas [email protected]