Wapres JK : Indonesia harus terbebas dari penyakit TBC

Apresiasi peluncuran kemitraan tangani tuberkulosis

Wapres Jusuf Kalla saat Peluncuran Kemitraaan Dalam Penanggulangan Tuberkulosis (TB) di Indonesia. (ISTIMEWA)

LENSAINDONESIA.COM: Wakil Presiden memberikan apresiasi atas inisiatif Peluncuran Kemitraan dalam Pe­nang­gulang­an TB di Indonesia 2017” yang digelar di Istana Wakil Presiden, Rabu (15/3/2017).

Wapres mengapresiasi upaya semua pihak, terutama FSTPI, yang gencar membantu pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan serta bekerja sama dengan semua pihak untuk menanggulangi TB di Indonesia.

“Kita mendukung upaya dan inisiatif menjalin kemitraan ini. Ini sangat baik untuk kemajuan bangsa kita hingga terbebas dari penyakit TBC,” kata Wapres.

Jusuf Kalla, pada acara itu, juga menyaksikan penandatanganan ko­mit­men bersama untuk sungguh-sungguh mendukung upaya pe­nang­gulangan tu­berkulosis di Indonesia. Juga hadir empat wakil dari kementerian dari Kabinet Kerja di bawah kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla, yaitu Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Kementarian Kesehatan, dan Kementerian Ketenagakerjaan, turut menandatangani komitmen tersebut.

Penandatangan lainnya, mewakili CSO, yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) dan Pimpinan Pusat Aisyiyah. Sementara dari sektor Industri diwakili oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dan Johnson and Johnson Indonesia. Sektor layanan kesehatan diwakili oleh Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi). Adapun FSTPI yang diwakili Arifin Panigoro juga ikut membubuhkan tanda tangan.

Peserta acara peluncuran kemitraan ini diikuti 200 peserta yang berasal dari perwakilan berbagai organisasi, asosiasi, industri, layanan kesehatan, dan organisasi masyarakat madani. Kegiatan ini atas kerjasama FSTPI dibantu Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), Company-Community Partnership for Health Indonesia (CCPHI), dan Johnson and Johnson Indonesia.@licom