Rancaknya kolaborasi tari tradisional dan modern di satu panggung

Lestarikan budaya

Salah satu peserta lomba TRANDMORANCE pada Minggu, (19/3/2017) yang digelar STIE Perbanas Surabaya, mengusung tema "A Time To Dance is A Time To Life. (ISTIMEWA)

LENSAINDONESIA.COM: Kolaborasi tarian tradisonal dan modern dalam satu panggung menjadi kreasi yang unik. Gerakan yang diiringi lantunan gending jawa hingga music disco membaur jadi satu dalam pergelaran yang diadakan oleh mahasiswa STIE Perbanas Surabaya.

Mereka yang terhimpun sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari STIE Perbanas Surabaya menggelar lomba TRANDMORANCE pada Minggu, (19/3/2017). Dengan mengusung tema “A Time To Dance is A Time To Life”, peserta sebanyak 50 tim ini berumur mulai 16-25 tahun. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, di antaranya: Ponorogo, Tulungagung, Jember, Surabaya, dan sejumlah daerah lainnya.

Manager UKM Tari STIE Perbanas Surabaya, Zahrotun Nisa menuturkan kompetisi ini diselenggarakan setiap tahun. Tujuannya, para pemuda harus tetap mengenal budaya asli berupa tarian daerah di Indonesia dan melestarikannya di wilayah regional, nasional, bahkan internasional.

“Sejauh ini para remaja terkesan mulai kurang paham dengan tarian daerah sehingga acara ini memadukan tarian tradisonal dan tari modern (dance) yang dipentaskan dalam satu panggung. Peserta yang ikut lomba kali ini pun juga lebih banyak dari tahun sebelumnya,” tutur Nisa di sela-sela acara.

Nisa merinci, sebanyak 50 peserta yang ikut ini terbagi 2 kategori, yakni 25 tim kategori tari tradisional dan 25 tim dari tari modern. Lama setiap peserta tampil berdurasi 7-10 menit. Adapun peserta yang ikut dalam pentas kali ini, antara lain: TDS Crew, Surya Kartika, Ning Suroboyo, Pusaka, Selawar Dance, DJ’s Saman Dance, PSDC, dan masih banyak lagi lainya.

Salah satu peserta penari tradisonal, Nikmatullah Akbar berharap dirinya dapat memenangkan kompetisi TRANDMORANCE 2017 ini. “Saya tadi membawakan Tari Remo dan ini penampilan pertama saya menari Jawa di sini. Meski berasal dari daerah Riau, saya berusaha untuk menampilkan tarian Remo dengan sebaik-baiknya. Harapannya, tentu tim kami menang di lomba ini,” harap Akbar.@licom