Tujuh hal ini harus dipertimbangkan sebelum menitipkan anak ke daycare

Laris bukan berarti bagus

Ilustrasi daycare(ISTIMEWA)

LENSAINDONESIA.COM: Menjadi ibu bekerja memang memiliki tantangan yang berbeda. Di satu sisi ingin merawat langsung anak-anaknya sendiri, namun di sisi lain pekerjaan dan berbagai hal lainnya juga pasti menyita waktu dan tenaga kita.

Dilema pun kerap terjadi, terutama saat harus bekerja dan meninggalkan anak. Mentiipkan anak di daycare atau tempat penitipan anak, bisa jadi salah satu solusi.

Tentu tidak sembarangan kita memilih daycare ya Moms.

Hasil studi jangka panjang US National Institutes of Health menunjukkan bahwa anak-anak yang dititipkan di daycare berkualitas mencetak prestasi akademi dan pencapaian kognitif lebih tinggi saat remaja. Sebagai perpanjangan tangan orang tua, semakin bagus TPA tersebut, Moms juga akan lebih percaya dan bisa lebih fokus bekerja di kantor. Penasaran apa saja yang sebaiknya dipertimbangkan sebelum memilih daycare?

Penilaian Sesama Ibu
Hal pertama yang perlu Mama ‘dengarkan’ saat ingin memilih TPA adalah pendapat dari sesama ibu, teman-teman, dan kerabat. Ini bisa berdasarkan pengalaman mereka langsung ataupun pengalaman orang yang mereka kenal. Jadi langkahkan kaki ke daycare tersebut untuk mengeceknya sendiri jika teman sesama ibu bercerita dia bisa fokus bekerja karena menitipkan anaknya di daycare tertentu.

Survei!
Kunjungi TPA untuk melihat dengan mata kepala Mama sendiri bagaimana lokasi, prasarana, serta cara kerja para pegawainya. Pengurus dan staf daycare yang berkualitas akan menunjukkan respons antusias dan kesabaran saat berinteraksi dengan anak tanpa terlihat dibuat-buat. University of California, Irvine meneliti 1.364 anak sejak usia mereka baru 1 tahun sampai 10 tahun dan menemukan pentingnya interaksi pengasuh dan anak dalam meningkatkan kognitif anak.

Bersih dan Terawat
Ini hal yang luar biasa penting karena anak akan banyak berada di daycare. Jika lantai dan furnitur tampak berdebu, mainan dan peralatan makan tampak kotor dan tidak rutin dicuci, lupakan calon TPA ini! Bila untuk membersihkan debu dan kotoran saja mereka tidak sempat, apalagi mengurus anak Mama.

Prasarana Lengkap dan Aman
Daycare yang bagus dan layak Mama pilih biasanya menyediakan dan memisahkan mainan untuk setiap tahapan usia. Jadi mainan bayi, mainan batita, dan mainan balita akan dibedakan. Lihatlah apakah banyak mainan yang cocok untuk merangsang tumbuh kembang anak, serta pastikan keamanan permainan tersebut. Misalnya, rantai ayunannya masih terpasang kokoh.

Menu Makanan
Pastikan juga si kecil yang dititipkan tercukupi kebutuhan nutrisinya. Tanyakan menu makanan harian yang disediakan di daycare tersebut serta berapa kali diberikan dalam sehari beserta porsinya. Misalnya berapa kali makan utama dan berapa kali snack dan apa saja pilihan jenis makanannya.

Jumlah Pengasuh Memadai

American Academy of Pediatrics menyatakan bahwa tempat penitipan anak ideal minimal memiliki satu orang pengasuh untuk menangani tiga orang bayi atau anak berusia di bawah dua tahun. Jadi hindari TPA yang ‘katanya’ bagus sehingga menjadi laris dan terlalu penuh anak tapi jumlah pengasuhnya sedikit.

Fasilitas Ekstra
Tanyakan apakah ada fasilitas lain yang ditawarkan TPA. Misalnya kurir untuk antar jemput ASI, serta apakah baju si kecil juga dicucikan di sana, pijat bayi, ketersediaan dokter dan psikolog yang praktik, serta fasilitas lainnya.@orami/licom

TULISKAN KOMENTAR