Gagal di Pilkada DKI, ini tanggapan Ahok yang dikabarkan jadi Mendagri

Ada isu reshuffle lagi

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai kekalahannya di Pilkada Jakarta. (BAY ISMOYO/AFP/GETTY IMAGES)

LENSAINDONESIA.COM: Sebuah pesan berantai beredar pasca hasil real count KPU Jakarta diumumkan, Basuki Tjahaja Purnama akan diplot jadi Menteri Dalam Negeri menggantikan Tjahjo Kumolo.

Dalam pesan berantai itu dituliskan bahwa Ahok – sapaan akrab Basuki – akan mengundurkan diri pada 30 Juli 2017, yang lalu digantikan oleh Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Setelah itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggelar reshuffle pada 25 Agustus mendatang. Disitu, akan ada menteri yang dicopot.

Kursi menteri yang dicopot akan diisi oleh Tjahjo Kumolo yang menjabat sebagai Mendagri. Posisi mendagri ini akan dibiarkan kosong hingga pada pertengahan September 2017, Jokowi akan dilantik sebagai Mendagri yang baru.

Dengan demikian, Anies-Sandiaga akan dilantik jadi Gubernur dan Wagub DKI Jakarta yang baru oleh Mendagri yang baru yaitu Ahok.

Broadcast tersebut menyebar melalui aplikasi WhatsApp. Tak jelas siapa yang menyebarkannya.

Ditanya soal kemungkinan dia menjabat jadi menteri, Ahok hanya menjawab dengan tertawa. “Ha-ha-ha… menteri itu kan bukan hak saya,” kata Ahok sambil tertawa ketika ditanya soal isu tersebut di Balai Kota DKI, Jumat (21/4/2017).

Dia kembali tertawa saat disebutkan bahwa posisi yang bakal diisinya adalah Mendagri menggantikan Tjahjo Kumolo. “Kalau soal itu saya tidak tahu,” jelasnya.

Per Oktober 2017, masa jabatan Ahok sebagai Gubernur DKI habis. Berdasarkan hitung cepat semua lembaga survei, Ahok dinyatakan kalah dalam Pilgub [email protected]_irawan

TULISKAN KOMENTAR