Hotman Paris siap pimpin upacara adat potong kuping Ruhut Sitompul!

Sesumbar selama Pilkada Jakarta

Pengacara Hotman Paris Hutapea. (ISTIMEWA)

LENSAINDONESIA.COM: Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kerap berseberangan dengan Ruhut Sitompul. Pasca Pilkada DKI Jakarta usai digelar, Hotman tiba-tiba saja menagih janji pada tim sukses Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu. Apa itu?

Hotman mengatakan dia menagih janji bakal memotong kuping jika Ahok tidak menang di Pilkada Jakarta 2017. Ruhut ketika itu menanggapi hasil survei CSIS.

Kebetulan, survei menempatkan Ahok sebagai tokoh yang memiliki popularitas paling tinggi (94 %) dan tingkat elektabilitas tinggi (43, 25 %), dibandingkan tokoh lain yang dinilai layak untuk maju dalam pencalonan gubernur Jakarta.

Saat itu, ujar Hotman, Ruhut sesumbar bakal memotong kuping jika Ahok kalah di putaran pertama. Hal serupa di putaran kedua dimana pengacara yang pernah main sinetron itu akan potong kuping jika kalah di putaran kedua.

“Apakah sekarang tiba waktunya untuk perhelatan potong dua kuping ?? Kapan dan dimana ??,” sindirnya,Jumat (21/4/2017).

“Apakah acara potong kuping perlu dibuat upacara Tor-Tor Adat Batak dengan acara Gondang Batak Bertalu-talu. Hotman Paris bersedia menjadi “Raja Parhata” (Pimpinan Adat),” imbuh pengacara Jessica Kumala Wongso.

Dia pun menyarankan kepada Ruhut agar segera mendekat ke kubu pemenang yaitu Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Dia juga menyindir sikap Ruhut yang suka memuji-muji SBY saat dia masih berstatus politikus Partai Demokrat. “Sudah tiba waktu mulai mendekat ke kubu Anies dan mulai dipersiapkan kata-kata pujian seperti dulu pujian ke SBY yaitu ‘Anis sebagai Bapak Bangsa, Bapak yang amat bijaksana’,” sindir Hotman makin keras.

Dua orang ini memang kerap berselisih paham. Hotman pernah jadi kuasa hukum Anna Legawati, istri pertama Ruhut Sitompul, dan melaporkan Ruhut ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD). Di sejumlah talkshow bertema hukum, keduanya juga saling adu argumentasi [email protected]