Seniman nyentrik asal Prancis ini sukses menetaskan telur

Dierami tiga minggu

Seniman Prancis Abraham Poincheval terlihat duduk didalam vivarium di hari pertama perfomance-nya menetaskan telur di Museum Palais de Tokyo di Paris. (REUTERS/Gonzalo Fuentes)

LENSAINDONESIA.COM : Seniman Prancis, Abraham Poincheval sukses menetaskan sembilan telur setelah mengeraminya selama tiga minggu.

Poincheval meniru seperti induk ayam betina dan menginkubasi 10 telur di dalam vivarium kaca di museum Paris Palais de Tokyo.

Poincheval awalnya memprediksi upayanya menetaskan telor akan terjadi di hari 21 hingga hari ke-26. Ternyata, telur-telur itu menetas lebih cepat atau tepatnya pada Selasa (11/4/2017) lalu, tulis Reuters.

Juru bicara museum mengatakan dari 10 telur, hanya ada sembilan yang menetas. Anak ayam-ayam tersebut telah berada di peternakan.

Dalam aksinya, Poincheval duduk di atas kursi dan diselimuti dengan selimut tebal dengan telur berada di dalam wadah yang berada di bawah kursi. Selimut yang digunakannya pun khusus dan dirancang oleh seniman Korea Seglui Lee, agar bisa mempertahankan suhu yang tepat untuk ‘mengerami’ telur.

Dia hanya bisa meninggalkan kursinya sekitar 30 menit sehari hanya untuk makan saja.

Sebelumnya, seniman nyentrik ini juga menghebohkan publik setelah berada di dalam patung beruang pada April 2014. Selama dua minggu, dia hanya makan cacing dan kumbang dalam pementasan yang dilakukan di Paris’s Museum of Hunting and Nature. @licom