Ini loh tips 5K buat perempuan multitasking biar gak gampang stres

Vitacimin White and Vitacimin Nutriglow diluncurkan

(Ki-Ka) Psikolog Pauline Pinkan Pantauw, Brand Ambassador Ruth Sahanaya dan Vido Aldiano mengapit Head of Consumer Health Care Takeda Indonesia, Inge Meliana Samadi saat dialog peluncuran Vitacimin Nutriglow dan Vitacimin White di Surabaya. (LICOM/Nani Mashita)

LENSAINDONESIA.COM: Di masa lalu, perempuan selalu diidentikkan dengan dapur, sumur dan kasur. Namun, dengan perkembangan membuat perempuan Indonesia stepping out, berkarya dan berambisi.

Alhasil, banyak perempuan yang memiliki aneka peran mulai dari menjadi seorang anak, isteri, ibu, pekerja bahkan pebisnis. Banyaknya peran yang dijalankan kadang membuat perempuan itu bingung dan sulit menyusun langkah hidupnya.

Hal itu dibenarkan psikolog Pauline Pinkan Pantauw saat diskusi pelucuran Vitacimin White dan Vitacimin Nutriglow di Surabaya, Sabtu (13/5/2017). “Karena banyaknya tututan peran kadang jadi bingung menyusun prioritas. Akhirnya bisa stres.”

Pauline mengungkap penelitian di tahun 2016 menunjukkan bahwa Indonesia masuk di peringkat enam dalam hal wanita berkarir di dunia. Fenomena maraknya perempuan bekerja dikarenakan beberapa sebab yaitu ada pergeseran budaya, pembaharuan pola pikir, kemajuan iptek dan tuntutan finansial.

“Nah peran multi tasking itu memunculan sebuah kebutuhan masa kini seperti kebutuhan fisik, rasa aman, cinta. Sekaligus merasa diri dihargai dan mampu mengaktualisasi diri,” terangnya.

Lalu apa kiat agar tubuh dan mental sehat? “Kita terapkan 5 K,” katanya.

Yang pertama yaitu Kelola Tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat seperti bangun pagi, olahraga, asupan bergizi, relaksasi dan tidur cukup. Dan merawat penampilan fisik.

Yang kedua ialaah ‘Kelola Pikiran’ dimana seluruh pikiran negatif dibuang semua.”Yang ketiga agak sulit yaitu ‘Kelola Emosi’ dimana kita harus mengenali emosi, bukan hanya soal galau. Dan itu harus dilampiaskan dengan cara yang sehat,” tuturnya.

Yang keempat, kata Pauline, ialah ‘Kelola Rutinitas’ dimana kita menyusun prioritas dan tujuan dengan acuan SMART (Spesific, Measurable, Relevant, and Timebase).

Yang kelima yaitu ‘Kelola Hubungan dengan Orang Lain’, sebuah manajemen menghargai orang lain. “Dengan 5K ini maka kita bisa tetap cheerful, charming, confident and colorful,” pungkasnya.

Head of Consumer Health Care Takeda Indonesia, Inge Meliana Samadi memaparkan konsep SMART memang mudah dalam konsep tapi sulit diterapkan. “Ini susah banget diterapkan dan itu harus dilatih harus ikuti aturannya seperti kumpul dengan orang yang positif agar outputnya ikut positif,” ujarnya.

Selama 45 tahun Takeda hadir, dirinya melihat adanya perubahan wanita Indonesia sehingga muncul kampanye ‘Make the world C You’ lewat produk Vitacimin White dan Vitacimin Nutriglow.

Vitacimin White mengandung vitamin C, vitamin E, Vitamjn B2, L-Cysteine, dan Vitamin B5 yang digunakan untuk mereka yang aktif di luar. Adapun Vitacimin Nutriglow mengandung Vitamin C, Biotin, Vitamin B6, Vitamin B2, L-Cysteine dan Nicotinamide yang diperuntukkan bagi mereka yang aktif diruangan ber-AC.

“Dengan vitamin yang teratur maka kita berharap wanita Indonesia makin percaya diri,” tukasnya. @licom