7 Tips Traveling Saat Puasa di Bulan Ramadhan

Jadikan pengalaman yang tak terlupakan

Traveling Saat Puasa di Bulan Ramadan.

LENSAINDONESIA.COM: Puasa bukanlah halangan untuk melakukan sebuah perjalanan. Justru, jalan-jalan selama bulan Ramadhan bisa menjadi pengalaman tak terlupakan.

Masalahnya, ada beberapa hal yang memang harus diperhatikan agar selama beribadah puasa tidak ada halangan.

Berikut ini ada tujuh tips untuk melakukan traveling selama berpuasa:

Traveling saat puasa di Bulan Ramadhan tak perlu membawa barang berlebihan.

1. Bawa barang bawaan ringan

Traveling di hari biasa dengan traveling saat puasa tentu berbeda. Tenaga yang dimiliki juga sudah jelas berbeda. Oleh karena itu, agar tetap kuat dan lancar menjalani puasa selama traveling, baiknya pertimbangkan berat barang bawaan.

Bawa barang-barang yang penting saja dan juga kemas dengan efisien. Pilih juga barang bawaan yang beratnya lebih ringan. Percayalah, teknik berkemas yang baik akan meringankan beban selama perjalanan.

Traveling saat Puasa di Bulan Ramadhan tetap menjalankan ibadah shalat.

2. Jangan lupa membawa alat ibadah

Ramadan adalah bulan penuh kebaikan. Sekecil apapun amal baik yang dilakukan pasti akan dilipatgandakan. Jalan-jalan selama berpuasa tidak boleh dijadikan alasan meninggalkan ibadah. Bawalah alat ibadah kemana pun kaki melangkah.

Untuk perempuan baiknya membawa mukena dan sajadah yang mudah dilipat dan terbuat dari bahan yang ringan. Untuk pria, bawalah sajadah dan juga sarung yang bisa dilipat kecil untuk menghemat tempat di dalam tas.

 

Traveling Saat Puasa di Bulan Ramadhan kunjungi tempat kuliner yang menyediakan makanan halal.

3. Pilih destinasi yang ramah muslim

Memilih destinasi yang ramah muslim bukan tanpa alasan. Apalagi saat bulan puasa, sangat penting untuk memilih tempat yang menyediakan makanan halal. Berbuka dengan yang baik menjadikan puasa semakin nikmat dan berkah.

Dari beragam jenis daya tarik tempat wisata, ada tiga hal yang pasti ditawarkan. Wisata kuliner, wisata alam, dan wisata tengah kota. Nah, dari tiga jenis daya tarik tersebut, pastikan destinasi yang akan dikunjungi tidak hanya memiliki wisata kuliner, tapi juga wisata alam dan wisata tengah kota yang menarik supaya ibadah puasa tetap mungkin dijalankan.

 

Traveling Saat Puasa di Bulan Ramadhan wajib punya jadwal sahur dan buka puasa sesuai waktu di destinasi wisata.

4. Cari tahu kapan waktu berbuka dan sahur di destinasi tujuan

Setelah mencari dan memilih destinasi yang pas, ada baiknya untuk mencari tahu kapan waktu sahur dan berbuka di tempat tujuan. Ini penting, sebab kalau destinasi yang dipilih jaraknya jauh dan memiliki durasi puasa lebih dari 13 jam, maka harus ada persiapan lebih matang.

Mengetahui kapan waktu sahur dan berbuka juga bisa membantu saat menyusun itinerary atau rencana perjalanan. Misal, menjelang waktu berbuka, akan lebih mudah jika membuat rencana berkunjung ke tempat yang dekat dengan kawasan muslim yang memiliki masjid dan banyak pilihan kedai makanan halal.

Begitu juga dengan mengetahui waktu sahur, bisa memudahkan untuk tahu kapan waktu yang tepat untuk pulang ke penginapan dan beristirahat yang cukup agar bisa bangun dengan tubuh bugar.

Traveling Saat Puasa di Bulan Ramadhan berbuka dengan makanan sehat.

5. Berbuka dengan makanan yang sehat

Belum lengkap rasanya jika traveling tanpa wisata kuliner dan mencicipi beragam makanan khas daerah yang sedang dijelajahi. Namun, bukan berarti harus mengabaikan kesehatan lambung, apalagi selama berpuasa.

Tentunya, poin yang satu ini tidak boleh disepelekan. Melansir dari situs blog Reservasi, ada beberapa makanan dan minuman yang baiknya dihindari sebagai menu buka puasa selama traveling. Makanan dan minuman tersebut antara lain air jeruk, sawi, durian, nangka, susu full cream, kol, kedondong, kopi, bawang, dan tentu saja minuman bersoda.

Selama berpuasa, lambung harus bertahan selama belasan jam dalam keadaan kosong. Makanan dan minuman yang disebutkan di atas nyatanya memiliki kadar asam dan gas yang mampu memicu beragam masalah pada lambung. Selalu makan makanan yang mengandung gizi dan bernutrisi tinggi agar ibadah puasa tetap lancar.

Traveling Saat Puasa di Bulan Ramadhan Sahur yang berkualitas.

6. Sahur yang berkualitas

Sama halnya dengan menu berbuka, menu saat sahur pun harus diperhatikan. Maksudnya sahur berkualitas adalah sahur dengan menu yang bergizi dan memiliki kandungan vitamin yang tinggi.

Usahakan untuk memilih makanan dengan kadar karbohidrat yang tinggi dan bisa jadi sumber bahan bakar energi sepanjang hari. Semua itu juga mesti diimbangi dengan konsumsi air putih yang mencukupi.

Tambahkan juga suplemen supaya tubuh bisa selalu dalam kondisi fit dan bebas beraktivitas selama traveling sambil berpuasa.

Traveling Saat Puasa di Bulan Ramadhan memberi bantuan pada sesama.

7. Memberi bantuan pada sesama

Nah, tips yang satu ini bisa membuat traveling selama bulan Ramadhan jadi lebih bermakna dan punya sensasi yang berbeda.

Misalnya saja, membantu merapikan sajadah atau Alquran di masjid. Bisa juga membantu menyiapkan makanan takjil untuk mereka yang akan berbuka dan lain sebagainya. Yang lebih bermakna lagi adalah mengajar anak-anak. Itu kalau yang dikunjungi adalah tempat yang memiliki masjid dan komunitas muslim.

Kalau destinasi yang dikunjungi adalah tempat yang tidak memiliki masjid atau komunitas muslim, bisa juga memberi bantuan pada mereka yang membutuhkan uluran tangan. Hitung-hitung bersedekah.

Setelah menyimak tujuh tips di atas jadi sudah tidak ragu lagi kan untuk segera berkemas, dan berangkat traveling. Supaya perjalanan lebih tenang, lakukan reservasi tiket sejak jauh hari dan juga bisa berkesempatan mendapatkan harga promo di Reservasi.com.
Siap-siap mendapatkan sensasi traveling yang berbeda dan lebih bermakna!

– Septania W. Zakiyah –