Kemenhub batasi angkutan barang saat Lebaran

Melalui Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.2717/AJ.201/DRJD/2017

Aturan pembatasan pada operasional angkutan barang khusus angkutan barang dengan JBI 14 ribu kg, 14 ton. Foto,ilust-ist

LENSAINDONESIA.COM: Kini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan aturan tentang angkutan barang di Lebaran 2017. Kebijakan ini ada pada Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.2717/AJ.201/DRJD/2017.

Aturan ini diberlakukan pada pembatasan operasional kendaraan bermotor angkutan barang di jalan nasional. Merujuk pasal 2 ayat 2 tertulis, (a) pembatasan operasional bagi mobil barang yang digunakan untuk mengangkut barang galian atau barang tambang antara lain pasir, tanah, batu, dan batu bara.

(b) pembatasan operasional bagi mobil barang dengan Jumlah Berat yang Diizinkan (JBI) lebih dari 14 ribu kilogram dan mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih. Serta, mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandengan.

Lalu di Pasal 3 juga dipaparkan, mobil barang galian atau barang tambang untuk mengangkut barang berlaku di seluruh jalan nasional dan jalan tol di Pulau Jawa dan Provinsi Lampung berlaku pada 18 Juni 2017 (H-7) sampai dengan 3 Juli 2017 (H+7).

“Aturan pembatasan pada operasional angkutan barang khusus angkutan barang dengan JBI 14 ribu kg, 14 ton. Dan jika lebih dari 3 sumbu itu dilarang,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Pudji Hartanto di Jakarta, Jumat (02/06/2017).

Kemudian, lanjut Pudji, pada Pasal 4 ayat 1 dijelaskan, pembatasan operasional mobil barang dengan JBI lebih dari 14.000 kg dan sumbu 3 atau lebih yang diatur pada Pasal 2 ayat 2 (b) berlaku di seluruh ruas jalan nasional dan jalan tol di Pulau Jawa dimulai 21 Juni 2017 (H-4) hingga 29 Juni 2017 (H+3).

“Pembatasan tersebut tak berlaku untuk beberapa barang. Pada Pasal 4 ayat 2, aturan ini tak berlaku untuk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar gas (BBG), ternak, dan hantaran pos,” tandas Pudji.

Aturan baru tersebut juga tak berlaku pada bahan pokok seperti beras, sagu, jagung, gula pasir, sayur, buah-buahan, daging, dan ikan. Kemudian minyak goreng, margarin, susu, telur, dan garam. Ketentuan ini juga berlaku pada mobil barang yang bertanda khusus untuk mengangkut sepeda motor mudik secara gratis.@L6,Eld-Licom