Tren wedding, lebih intim dan hangat dengan orang terdekat

Weddingku Exhibiton Surabaya 2017

Dua model memeragakan gaun rancangan gaun internasional dari House of Lea dan kebaya modern rancangan Joko Sasongko. (LICOM/Nani Mashita)

LENSAINDONESIA.COM: Pernikahan merupakan momen sekali seumur hidup sehingga banyak pasangan yang ingin perayaannya digelar dengan sempurna. Berbeda di masa lalu, kini banyak pasangan yang menginginkan pesta resepsi yang lebih intim dan hangat dengan orang-orang terdekat.

“Tren wedding akan lebih intim, jumlahnya (undangan) gak banyak. Meski begitu, secara kualitas lebih oke baik untuk makanan, dekorasi maupun gaun,” ujar Iman Hidayat, Chief in Editor Weddingku di sela-sela pagelaran Weddingku Exhibition Surabaya 2017, Jumat (2/6/2017).

Menurutnya, tren ini berubah dibandingkan beberapa tahun silam dimana jumlah undangan rata-rata di atas 1.000 orang. Salah satunya adalah generasi milenial lebih berani menyuarakan pendapatnya.

“Mereka sudah tidak mau terlalu didikte. Di sisi lain, orang tua juga ingin anaknya bahagia di pesta pernikahannya,” katanya.

Dia juga menyebut tren dekorasi yang ngetren lebih ke garden party, dengan hanging garden-nya maupun fairy tale dan ide unik lainnya. Adapun gaun pengantin tetap kebaya namun lebih simpel dan modern.

“Adapun konsep pernikahan tetap ada dua yaitu tradisional dan internasional,” tuturnya.

Pameran yang digelar untuk kali keempat ini akan berlangsung di Dyandra Grand Ballroom mulai 2-4 Juni 2017. Lebih dari 100 vendor pernikahan hadir di pameran ini seperti Vienyard, Best Decoration. Juga hadir desainer Anne Avantie dan fotografer Rio Motret.

“Kami berharap bisa jadi jembatan antara pasangan yang akan menikah dengan vendor yang ada di Surabaya dan sekitarnya,” pungkasnya. @licom