Kumpulkan Pengcab, Perbakin Jatim konsolidasi bahas konflik internal

Pengurus Perbakin Jatim dan Pengcab Perbakin saat pertemuan di Surabaya. Foto: Fredy/LensaIndonesia.com

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu seluruh Indonesia (Perbakin) Jawa Timur Joppye Onesimus Wayangkau turun gunung mengatasi konflik internal yang ada di organisasi. Seluruh pengurus cabang (Pengcab) dikumpulkan untuk mencari jalan keluar atas polemik yang terjadi. Acara berlangsung di Restoran Sitara, Jalan Hayam Wuruk, Surabaya, Minggu (18/6/2017).

Pada kesempatan ini, Joppye mengingatkan bahwa berorganisasi membutuhkan kerja sama. Jangan sampai anggota dalam sebuah organisasi berjalan sendiri-sendiri, atau bahkan sampai saling menjatuhkan.

“Organisasi pasti ada dasar dan tujuannya. Kita kembali ke aturan itu saja,” katanya.

Sebaiknya anggota dalam sebuah organisasi harus saling mengisi dan melengkapi. Bila ada kekurangan atau kesalahan yang dilakukan pengurus, jangan lantas dimanfaatkan untuk menjatuhkan atau melakukan kudeta.

Joppye menekankan bahwa upaya kudeta jangan sampai terjadi, khususnya di Pengprov Perbakin Jawa Timur. Sebab kudeta akan menjadi sebuah tradisi bila sudah pernah terjadi.

“Kudeta akan jadi tradisi kalau sudah pernah terjadi sekali. Nanti kalau ada salah sedikit saja, pasti akan dimanfaatkan untuk menjatuhkan. Ini jangan sampai terjadi,” ujar Pangdam Kasuari itu.

Sebisa mungkin, kepengurusan Perbakin Jawa Timur akan tetap dipertahankan hingga akhir periode pada 2019 mendatang. Namun evaluasi tetap akan dilakukan. Mungkin saja ada pengurus yang berhalangan sehingga harus berhenti atau diberhentikan.

“Pengurus ini kan pembantu ketua umum. Nanti kita evaluasi, kali saja ada pengurus yang tidak cukup waktu atau yang lain. Habis ini kita evaluasi,” terangnya.

Sebagai informasi, konflik internal terjadi di Perbakin Jatim. Persoalan bermula dari tidak keluarnya izin berburu dari instansi terkait. Ada kelompok di Perbakin Jawa Timur yang kemudian memanfaatkan masalah ini untuk mencoba menjatuhkan sejumlah pengurus.

Namun di sisi lain ada pihak yang tidak setuju, karena Perbakin tidak hanya mengurusi nomor berburu. Masih banyak nomor-nomor lain yang dapat mengharumkan nama Jawa Timur di kancah internasional. Inilah yang sedang diselesaikan Ketua Umum Perbakin Jawa Timur tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.@Fredy