Hanya pasang plakat aset, Pemkot Surabaya bantah segel Wisma Persebaya

Wisma Persebaya di Jl Karanggayam merupakan aset Pemkot Surabaya. Foto: Iwan/LensaIndonesia.com

LENSAINDONESIA.COM: Pemkot Surabaya membantah telah melakukan penyegelan wisma dan lapangan Persebaya yang berada di Jl Karanggayam nomor 1 Tambak Sari. Wisma Persebaya merupakan tempat bersejarah untuk menyelenggarakan kompetisi internal dan sebelumnya digunakan sebagai tempat mess pemain Persebaya.

Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Surabaya, Maria Theresia Rahayu mengatakan tidak ada tindakan penyegelan terhadap aset Pemkot Surabaya Tersebut. Hanya saja dilakukan pemasangan plakat sebagai tanda aset yang dimiliki Pemkot Surabaya.

Adapun papan aset yang dipasang di depan Wisma Persebaya dan lapangan belakang Wisma Persebaya berbunyi “Tanah Aset Pemerintah Kota Surabaya. Dilarang memanfaatkan/mendirikan bangunan di atasnya tanpa izin dikenai ancaman pidana”.

“Bukan disegel tapi diberi tanda papan aset milik Pemkot Surabaya,” kata mantan Kabag Hukum ini.

Menurut Maria, pemasangan papan aset di Wisma Persebaya itu tidak lain dimaksudkan hanya untuk pengamanan fisik aset yang dimiliki Pemkot Surabaya.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 yang intinya salah satu bentuk pengamanan aset adalah memasang papan tanda aset.

Saat ditanya apakah itu berarti klub internal Persebaya dilarang berlatih lagi di lapangan itu, Maria mengatakan hak itu bukan kewenangannya, melainkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya.

“Kalau terkait dipakai atau tidak sebaiknya koordnasi dengan Dispora,” katanya.

Sementara itu, Kadispora Surabaya Afghani Wardhana memberikan penjelasan bahwa yang dilakukan adalah pemasangan plakat aset Pemkot Surabaya. Pihaknya mengatakan dengan begitu tentu saja jika ada pihak yang memanfaatkan nantinya harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Ya karena aset Pemkot Surabaya maka harus menyewa jika menggunakan. Tentunya sesuai dengan aturan yang sudah diatur tentang pemanfaatan aset Pemkot Surabaya,@ kata Afghani.@wan