Penganiayaan terhadap anak Jeremy Thomas diduga akibat jebakan narkoba ‘gagal’

Petugas tak temukan barang bukti, Axel Matthew dipukuli dan dipaksa ngaku

Wajah Axel Matthew babak belur dihajar sejumlah pria yang diduga oknum polisi

LENSAINDONESIA.COM: Kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan anak sulung artis Jeremy Thomas, Axel Matthew, diduga merupakan jebakan narkoba ‘gagal’ oknum polisi anggota Sat Reskoba Polres Bandara Soekarno Hatta.

Menurut kuasa hukum Axel Matthew, Yanuar Bagus Sasmito, oknum polisi yang terlibat kasus kliennya ada 8 orang dengan 4 orang diantaranya diduga melakukan penganiayaan. “Mereka menjebak korban tapi tak menemukan sama sekali barang bukti (narkoba). Tapi memaksa korban mengaku dengan cara-cara tak pantas. Ini sudah merupakan tindak kriminalitas,” terangnya.

Yanuar menambahkan, penangkapan terhadap kliennya sudah disikapi Propam Bareskrim Polri karena diduga oknum polisi yang melakukan penganiayaan sudah menyalahgunakan penyelidikan.

Pihaknya juga memastikan, Jeremy Thomas sudah melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya dengan dua poin yakni masalah profesi dan tindak pidana. “Yang kami laporkan ada dua, masalah profesi dan tindak pidana pengeroyokan, pengianayaan dan kekerasan,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, anak Jeremy Thomas, Axel Matthew (19) dikabarkan menjadi korban penganiayaan, pengeroyokan dan penyekapan oknum polisi anggota Sat Reskoba Polres Bandara Soekarno-Hatta, di Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7/2017) malam.

Informasinya, Axel Matthew saat itu dihubungi temannya dan diminta datang ke Hotel Crystal. Setibanya di hotel, Axel langsung disergap sejumlah oknum polisi berpakaian preman yang diduga dalam keadaan mabuk karena dari mulutnya tercium aroma alkohol.

Namun Axel Matthew berhasil meloloskan diri dan kabur. Tapi dia kembali berhasil ditangkap dan disekap dalam kamar sekitar 4 jam.

Selama dalam kamar, Axel Matthew diduga mendapatkan perlakuan kasar dari oknum polisi dengan tuduhan membeli narkoba jenis happy five. Akibatnya anak sulung Jeremy Thomas itu mengalami luka serius di wajah, tangan, kaki dan lutut sehingga dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. @LI-15