Presiden Sierra Leone dukung RI sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB 2019-2020

Siap fasilitasi kantor perwakilan di Jakarta

Dubes Mansyur Pangeran bersama Presiden Sierra Leone Dr. Ernest Bai Koroma. (dok. KBRI Dakar)

LENSAINDONESIA.COM: Duta Besar RI Dakar dan Sierra Leone, Mansyur Pangeran, menyerahkan Surat-Surat Kepercayaannya kepada Presiden Sierra Leone, Dr. Ernest Bai Koroma, di Istana Negara Republik Sierra Leone di Freetown, ibu kota Sierra Leone.

Pada kesempatan tête a tête dengan Presiden Ernest Bai Koroma, Dubes Mansyur menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia mencalonkan diri untuk menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB Periode 2019-2020, dan oleh karenanya, Pemerintah Indonesia mengharapkan dukungan dari Pemerintah Sierra Leone.

Menanggapi hal ini, Presiden Ernest Bai Koroma menegaskan dukungannya kepada Pemerintah Indonesia atas pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB Periode 2019-2020. Selain itu, dia mengharapkan hubungan bilateral kedua negara dapat ditingkatkan di masa mendatang.

Kepada Dubes Mansyur, Presiden Ernest Koroma mengharapkan prioritas kerja sama di bidang pertanian, transportasi, kemaritiman, pertambangan dan pendidikan. Presiden Koroma juga mengharapkan adanya kegiatan saling kunjung para pengusaha dan KADIN kedua negara untuk
melihat potensi perdagangan yang ada di kedua negara.

Presiden Ernest Koroma juga menyampaikan rasa terima kasihnya dan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas bantuan beasiswa yang telah diberikan kepada WN Sierra Leone selama ini. Saat ini Pemerintah Sierra Leone sedang dalam tahap pembahasan internal untuk membuka perwakilan di Jakarta.

Dubes Mansyur menyatakan menghargai rencana pembukaan perwakilan dan akan memfasilitasi kunjungan Tim Teknis dari Sierra Leone.

Selain Dubes Mansyur, pada hari yang sama empat Duta Besar dari negara-negara sahabat lainnya yaitu Pantai Gading (domisili di Freetown), Senegal dan Maroko (domisili di Conakry) serta Uni Emirat Arab (domisili di Dakar) juga menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Sierra Leone.