Main futsal, wartawan hajar wartawan

Korban lapor polisi

Wartawan Harian Duta Masyarakat Abdul Azis usai melapor di Mapolsek Wonokromo, Surabaya, Jumat (11/08/2017). FOTO: istimewa

LENSAINDONESIA.COM: Kegiatan futsal rutin wartawan Pokja Pemkot Surabaya di Lapangan Gool Ruko Mangga Dua, Jalan Jagir Wonokromo mendadak ricuh.

Kericuhan terjadi saat BP (41) seorang wartawan Jtv tak mampu menahan emosi dan menghajar rekan sesama jurnalis, yaitu Abdul Azis (29) dari Harian Duta Masyarakat.

Akibat bogem mentah BP, Aziz mengalami luka dan berdarah di bagian hidung.

Kejadian bermula saat BP yang saat bermain futsal posisinya sebagai penyerang selalu gagal melewati hadangan Aziz yang menjadi pemain belakang.

“Karena saya bayangin terus dan tidak bisa lolos, kemudian dia marah dan langsung menghajar saya, saya kaget saya tidak tahu kesalahan saya apa tiba-tiba dia memukul aku,” ungkap Abdul Azis, Jumat (11/08/2017).

Menurut Azis, BP tidak hanya memukul tetapi juga menendang. “Saya sudah tidak melawan, tapi dia terus memukul, beberapa ke arah muka dan menendangku,” katanya

.Tidak terima dengan perlakuan BP, Aziz pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Wonokromo.

Sementara itu, Eko saksi mata mengatakan, pemukulan tersebut bermula saat terjadi perebutan bola antara BP dengan Aziz. BP yang tidak bisa melewati Azis lantas emosi dan langsung memukul.

“Saya yang melihat saya langsung melerai dan mengamankan Bagus,” kata Eko reporter Arek TV.

Bedasarkan Laporan Polisi LP Nomer : STPL/415/B/VIII/Jatim/Restabes sby/Wnkrm, Aziz melaporkan BP atas dugaan penganiayaan sesuai pasal 351 KUHP dengan hukuman 2 tahun 8 bulan kurungan penjara. Saat ini kasus dugaan penganiayaan ini tengah diproses oleh petugas Polsek Wonokromo.@fd