Surabaya Half Marathon 2017, Wali kota Risma sampai finish

Diikuti atlet dunia

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berhasil sampai garis finish saat event Surabaya Half Marathon 2017. Foto: Istimewa

LENSAINDONESIA.COM: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini turut ambil bagian dalam even international bertajuk Surabaya Half Marathon 2017, Minggu (13/08/2017). Selain itu, Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini bahkan berhasil mencapai finish yang kemudian disusul oleh finisher lainnya.

Lomba lari yang diikuti oleh peserta dari luar dan dalam negeri itu start dan finishnya di Grand City Mall. Lomba ini terbagi menjadi tiga kategori, yaitu kategori half marathon 21 kilometer (21 K), 10 kilometer (10 K) dan 5 kilometer (5 K).

Untuk kategori 21 K, rute yang dilalui yakni dari Grand City Mall menuju arah Monkasel, Tugu Bambu Runcing, Taman Bungkul, berbelok ke depan Kebun Binatang Surabaya.

Lalu menuju Jalan Adityawarman hingga depan gedung TVRI dan berputar balik ke Jalan Indra Giri, Raya Darmo hingga ke Tunjungan. Lantas melintas Embong Malang, lalu ke Tugu Pahlawan, berbelok ke arah Siola, Grahadi, Balai Kota Surabaya dan kembali ke Grand City.

Sementara untuk rute 10 K, dari Patung Kerapan Sapi akan berputar menuju Tunjungan lalu ke Jalan Embong Malang hingga Grand City lagi. Adapun yang kategori 5 K, dari Tunjungan akan langsung belok kiri kembali ke arah Grand City.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya, Afghany Wardhana mengatakan, event ini menjadi momentum tepat untuk pembinaan atlet cabang olahraga atletik, utamanya lari. Terlebih, ada 61 pelari luar negeri yang berpartisipasi, diantaranya dari Kenya, Ethiopia, Amerika, Belgia.

“Bagi atlet kami, ini menjadi ajang untuk menjajal kemampuan atlet dari luar kota dan luar negeri,” ujarnya.

Selain itu, Surabaya Half Marathon juga menjadi kesempatan untuk mempromosikan potensi Surabaya. Sebab, jalur yang dilalui melewati taman kota dan beberapa bangunan bersejarah di Surabaya, serta mal-mal di Surabaya.

“Ini jadi entry point bahwa di Surabaya bisa menyelenggarakan event lari internasional. Ini juga untuk menyemangati agar Surabaya jadi kota atlet di Indonesia,” sambung dia.

Sementara itu, Wali Kota Tri Rismaharini dalam sambutanya mengatakan event ini diikuti oleh atlet lari dari dalam dan luar negeri, sehingga semua atlet lari dipastikan berkumpul dari event ini.

“Acara ini akan jadi dorongan bagi mereka (atlet lari Surabaya) untuk bisa menaikkan prestasi ke depannya,” kata Risma kepada wartawan seusai membuka acara.

Bahkan, Risma memastikan bahwa pada tahun depan akan ada event serupa yang lebih meriah dan konsepnya lebih menarik. “Insyallah tahun depan akan ada lagi seperti ini,” ujarnya.

Makanya, Risma memastikan pada Bulan Mei lalu perekonomian Surabaya sudah bergerak pesat karena banyak acara yang digelar pada Hari Jadi Kota Surabaya. Sedangkan pada Bulan Agustus ini diharapkan juga bergerak karena ada event internasional lari marathon.

“Nanti, September juga ada pesta kuliner se-Indonesia yang digelar di Surabaya,” kata dia.

Selanjutnya, pada Bulan November nanti akan ada acara international yang akan kedatangan tamu-tamu dari berbagai negara. Bahkan, pada Bulan Desember juga akan ada tamu dari luar negeri pula.

“Ini semua supaya ekonomi di Surabaya tidak turun, kalau bisa dijaga kestabilannya dan bahkan kalau bisa naik,” pungkasnya.@wan