Artis “Tukang Bubur Naik Haji” tersandung kasus Narkoba

Ditemukan 1 bungkus klip bening shabu

Konferensi pers Polrestro Bekasi Kota yang dipimpin Wakapolres AKBP Wijonarko terkait penangkapan artis RF.

LENSAINDONESIA.COM: Artis pesinetron “Tukang Bubur Naik Haji” dicokok Polisi gara-gara kedapatan konsumsi shabu setelah dilakukan tes oleh pihak kepolisian yang berhasil mengamankan tersangka pada (Minggu,13/8/2017).

Pesinetron Tukang  Haji Naik Bubur berinisial RF kini meringkuk di Polrestro Bekasi Kota lantaran kedapatan memiliki alat hisab shabu seperti cangklong, pipet dan bong di dalam mobil sedan Toyota Vios dengan No. Polisi B 51 KTI saat petugas PJR Induk Jaya3 Diklantas Polda Metro Jaya, Aiptu Razak, Aipda Suyono dan Brigadir Hamzah Wadi melakukan operasi patroli di Jalan Raya Caman Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Selatan.

Dalam konferensi pers yang dilakukan Polrestro Bekasi Kota yang dipimpin Wakapolres AKBP. Wijonarko menyebutkan artis RF mengakui barang bukti tersebut.

“Pihak kepolisian lalu membawa RF ke BKPM Giant dilakukan pengeledahan ditemukan 1 bungkus klip bening shabu yang ditaruh di sarung kaca mata warna hijau,” ungkap AKBP. Wijonarko, Senin 14/8/2017, di Mapolrestro Bekasi kota.

Selanjutnya hasil interogasi Satuan Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota, tersangka RF mengakui barang bukti dan hasil test urine dinyatakan positip mengandung methapitamine.

Menurut AKBP Wijonarko, artis RF memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika golongan 1 serta dikenakan pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Pria kelahiran 25 Februari1985 ini ditangkap petugas patroli saat dirinya tengah berhenti di pinggir Jalan Raya Caman, karena mencurigakan polisi lalu menanyakan surat-surat mobil, namun RF tak bisa menunjukan surat-surat tersebut[email protected]