Bela diri sejak SMA, Vinda Petarung Derajat UMK “labrak” Makassar

"Alhamdulillah, saya berhasil lolos..."

Petarung Derajat Vinda Destyanasari. @dok.ist

LENSAINDONESIA.COM: Vinda Destyanasari, atlet Tarung Derajat yang kini duduk di semester III Program Studi (Prodi) Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Muria Kudus (UMK), akan menjadi salah satu duta Jawa Tengah dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) di Makassar, 14 – 21 Oktober mendatang.

Dia memperoleh tiket ‘melabrak’ Pomnas Makassar, dan menjadi salah satu duta Jawa Tengah di Pomnas 2017 itu, setelah sebelumnya berhasil menjadi juara I di POM Rayon I kategori Tarung Bebas Putri 54 – 58 kg di Unnes pada Mei lalu, dan juara III POM Daerah yang diselenggarakan pada Agustus di Stimart AMNI Semarang.

“Namun setelah POM Rayon dan Pomda, masih ada seleksi lagi, untuk menentukan tim inti dari Jawa Tengah yang akan turun di Tarung Derajat Pomnas. Alhamdulillah, saya berhasil lolos,” katanya sebagaimana rilis diterima LICOM, akhir pekan pertama September 2017 ini.

Di tim putri ini, Vinda lolos bersama Destiningtyas (Unsoed Purwokerto) dan Ayu Martaningtyas (Unnes Semarang).

Tidak mengejutkan, sebenarnya, masuknya Vinda Destyanasari dalam tim atlet Tarung Derajat  Putri di Pomnas Makassar. Pasalnya, rekam jejak prestasinya mumpuni. Apalagi belum lama ini, putri pasangan Sunasir dan (alm.) Aida Suriyah juga berhasil berhasil merebut juara I Pra Porprov kategori 54 – 58 kg Tarung Bebas Putri.

Selain itu, secara materi, Vinda sudah cukup bagus, karena telah menekuni bela diri Tarung Derajat sejak masih SMA.

“Saya berlatih Tarung Derajat sejak kelas XI, di bawah asuhan Sugiono di Satuan Latihan (Satlat) Menara,” terangnya.

Sejak awal menekuni bela diri ini, Vinda senantiasa menanamkan cita-cita bisa menjadi atlet profesional yang berprestasi. “Alhamdulillah, orang tua dan pelatihnya senantiasa memberikan dukungan. Sehingga, saya bisa merebut berbagai prestasi,” ungkapnya.

Wakil Rektor III Rochmad Winarso ST, MT meminta agar Vinda Destyanasari fokus berlatih fisik dan mempersiapkan mental menghadapi Pomnas. Menurutnya, kesiapan fisik dan skill seorang atlet memang penting, namun kesiapan mental juga tak kalah penting.

“Untuk itu, selain fokus berlatih, mintalah doa sama orang tua. Ikuti petunjuk-petunjuk pelatih, sehingga bisa tampil maksimal dalam pertandingan,” katanya.

“Semoga dalam Pomnas nanti, Vinda Destyanasari bisa merebut prestasi terbaik, yang tidak hanya mengharumkan nama UMK, juga membawa nama Kabupaten Kudus dan Provinsi Jawa Tengah,” demikian Vinda berharap. @