100 tahanan berbahaya kabur dari penjara Inggris saat badai Irma melanda

60 sudah berhasil ditangkap lagi

Badai Irma menghajar sebuah kepulauan

LENSAINDONESIA.COM: Lebih dari 100 tahanan di Kepulauan Virgin, Inggris, melarikan diri setelah penjara yang mereka tempati dihantam badai Irma melanda. Hal itu diutarakan Menteri Luar Negeri Alan Duncan di hadapan parlemen, Selasa (12/9/2017)

“Kami memiliki ancaman serius untuk menyelesaikan persoalan hukum dan ketertiban di Kepulauan Virgin wilayah Inggris (BVI). Penjara itu jebol, lebih dari 100 tahanan yang sangat berbahaya telah kabur. “Penjara itu jebol, lebih dari 100 tahanan yang sangat berbahaya lolos,” terangnya.

Duncan mengatakan, marinir Kerajaan Inggris telah dikerahkan untuk mengatasi ancaman tersebut. Namun sampai saat ini belum dijelaskan, berapa tahanan yang telah ditangkap kembali. Kementerian Luar Negeri yang dimintai komentarnya terkait kondisi ini oleh AFP, menolak berkomentar.

Daily Telegraph memberitakan, berdasarkan catatan dari sebuah rapat kabinet yang dibocorkan kepada pers, sebanyak 60 tahanan belum dapat ditangkap kembali. “Kami bekerja sama dengan pihak berwenang St Lucia dan BVI untuk menjamin transfer ke St Lucia terhadap 40 tahanan berisiko tinggi yang telah melarikan diri,” demikian bunyi catatan tersebut. @LI-15