Masa uji coba, tol Jombang-Mojokerto seksi 2 digratiskan

13-26 September 2017

Presiden Jokowi didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat M. Basoeki Hadimoeljono, , SekabPramono Anung, Presiden Direktur Marga Harjaya Infrastruktur Wiwiek D. Santoso (kiri) dan Gubernur Jawa Timur Soerkarwo menekan sirine peresmian Tol Jombang-Mojokerto.

LENSAINDONESIA.COM : Usai diresmikan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo tiga hari yang lalu,tol sepanjang 40,5 kilometer yang melintasi dua Kabupaten ini sudah bisa digunakan. Ruas tol Jombang – Mojokerto seksi 2 ini mulai dapat dilalui masyarakat untuk uji coba per tanggal 13 September 2017 pukul 06.00 hingga tanggal 26 September 2017 pukul 06.00, Rabu (13/09/2017).

Kepala Divisi Operasi Tol Jombang – Mojokerto Marga Harjaya Infrastruktur, Zanuar Firmanto mengatakan selama masa periode sosialisasi dan uji coba ini tidak dikenakan tarif tol. Besaran tarif tol akan diatur lebih lanjut dengan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Ia melanjutkan secara keseluruhan ruas tol Jombang – Mojokerto sepanjang 40,5 km dan terbagi 4 seksi, yakni seksi 1 sepanjang 14,7 km yang menghubungkan Desa Kayen, Bandarkedungmulyo, Jombang (Gerbang Tol Bandar) hingga Desa Tampingmojo, Tembelang, Jombang (Gerbang Tol Jombang) dan sudah beroperasi. Sedangkan seksi 2 sepanjang 19,9 km yang menghubungkan Desa Tampingmojo, Tembelang, Jombang hingga Desa Pagerluyung, Gedeg, Mojokerto dalam masa uji coba.

Untuk seksi 3 sepanjang 5 km yang menghubungkan Desa Penompo, Jetis Mojokerto (Gerbang Tol Mojokerto) hingga Desa Pagerluyung, Gedeg Mojokerto (Gerbang Tol Mojokerto Barat) juga sudah beroperasi. Semen seksi 4 sepanjang 0,9 km yang menghubungkan tol Jombang – Mojokerto dengan tol Solo – Kertosono masih belum beroperasi. “Jadi rute yang tidak berbayar dan masa uji coba hanya seksi 2, sedangkan untuk yang sudah beroperasi tetap menggunakan tarif tol,” pungkasnya. @obi