Pelindo III gelontor Rp 2,7 miliar penuh untuk keperluan pendidikan

Tanpa potongan biaya apapun

Toto Heli Yanto, Human Capital and General Affair Director Pelindo III (kiri) saat memberikan bantuan secara simbolis. Foto-ist

LENSAINDONESIA.COM: Pelindo III melalui program bina lingkungan menyalurkan dana hibah Rp 2,7 miliar di wilayah Tapal Kuda dan Malang yang bertajuk ”Giat Dukung Pendidikan”. Penyerahan dana tersebut berlangsung di Kantor Pusat Pelindo III di Ruang Kelimutu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kepala Cabang Pendidikan dan Kepala Sekolah SMA Negeri wilayah Tapal Kuda dan Malang, serta pejabat struktural Pelindo III.

Human Capital and General Affair Director Pelindo III, Toto Heli Yanto mengatakan, program pemberian bantuan segmen pendidikan ini merupakan pilot project untuk mendukung Hari Kesetiakawanan Nasional dimana Provinsi Jawa Timur ditunjuk Kementerian Sosial sebagai lokasi memperingati HKSN 2017.

”Oleh sebab itu, jika program ini dapat terlaksana dengan baik dan berhasil, maka program seperti ini akan kami lanjutkan di seluruh wilayah Pelindo III,” ujar Toto kepada Lensaindonesia.com, Rabu (13/09/2017).

Sebagai BUMN Kepelabuhanan, lanjut Toto, manajemen Pelindo III percaya bahwa hubungan yang terjalin baik dengan masyarakat akan menciptakan suasana kondusif, sehingga menjadikan perusahaan mampu menjalankan usaha bisnisnya dengan baik dan masyarakat memperoleh manfaat atas bisnis yang dijalankan oleh Pelindo III.

Sementara itu, Corporate Communication Pelindo III, Widyaswendra mengatakan, kurun lima tahun terakhir, Pelindo III telah menyalurkan sedikitnya Rp.13 miliar di wilayah Jawa Timur dari tahun 2011 hingga sekarang.

”Dan untuk saat ini, Pelindo III membuat program inisiatif berupa ”Giat Dukung Pendidikan” yang diawali dengan memberikan bantuan hibah kepada sembilan SMA Negeri di Wilayah Tapal Kuda (Probolinggo, Lumajang, Situbondo, Bondowoso dan Jember) serta Kota Malang sebesar Rp.2,7 miliar,” papar Wendra.

Dana hibah akan diberikan full kepada pengurus sekolah dalam bentuk transfer, tidak ada potongan sedikitpun. Namun, untuk sekolah yang membutuhkan komputer, akan diberikan dalam bentuk fisik komputer.

”Program yang bertujuan untuk mendukung kegiatan proses belajar mengajar di sekolah diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas,” pungkas Wendra.@Rel-Licom