Smartfren bakal luncurkan light smartphone untuk pengguna CDMA

Tahap migrasi pelanggan untuk penggunaan 4G Lte

Masih banyaknya pengguna handset CDMA Smartfren secara bertahap perlu diedukasi mengarah pada penggunaan smartphone 4G Lte. Foto,ilust-ist

LENSAINDONEISA.COM: Smartfren kini menggenjot migrasi pelanggannya yang masih menggunakan teknologi CDMA menuju 4G LTE. Namun demikian, hal ini dilakukan bertahap seiring edukasi kepada pelanggan bahwa Smartfren saat ini sudah bertengger di jaringan GSM.

Derrick Surya, Vice President Brand & Communication Smartfren mengatakan, total pengguna akses data 4G LTE Smartfren saat ini sudah mencapai 7 juta pelanggan secara nasional. Sedangkan,yang masih berkutat di akses CDMA (Code Division Multiple Access) berjumlah 4 juta pelanggan.

“Memang sebagian dari pelanggan kami masih ada yang bertahan menggunakan handset CDMA, ada juga yang masih menggunakan handset 3G yang disinkronisasikan Mifi yang koneksinya di jaringan 4G Lte. Itu menurut kami wajar dan sah-sah saja, sebab manurut kami itu adalah proses menuju penggunaan 4G Lte secara tak langsung. Namun, waktu akan berjalan sesuai edukasi yang diterima, kami yakin mereka nantinya akan menggunakan handset 4G Lte, apalagi handset Andromax sendiri merupakan handset 4G untuk segmen meiddle low,” papar Derrick kepada Lensaindonesia.com, Kamis (14/09/2017).

Smentara itu, Munir Suhada, Vice President Technology Relations & Special Project Smartfren menjelaskan, ada beberapa kendala untuk memigrasi pelanggan CDMA kmenuju 4G LTE, yakni terkait budget yang dimiliki pelanggan, belum lagi mayoritas pelanggan CDMA masih digunakan oleh segmen usia non millenial.

“Kebanyakan mereka masih belum terbiasa menggunakan smartphone dan agak susah untuk diedukasi agar beralih memakai smartphone 4G Lte. Namun, tak perlu khawatir, kami nanti berencana memproduksi handset khusus untuk pengguna CDMA di kuartal ke empat nanti sebagai langkah migrasi di teknologi 4G Lte dan handset tersebut di kategori light smartphone,” papar Munir.@Eld-Licom